Jual Beli Seragam di SMPN 1 Jetis, Bantul, Hanya Kesalahpahaman
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
Sekda DIY, Beny Suharsono./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menargetkan Izin penetapan lokasi (IPL) jalan tol Jogja-YIA di wilayah Kulonprogo bisa dirampungkan pada bulan ini.
Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan instansi terkait sudah melakukan serangkaian kegiatan di wilayah terdampak agar IPL segera ditetapkan. "Sudah ada dialog dengan instansi terkait dan masyarakat. Kalau skenarionya bulan ini mestinya sudah selesai," kata dia, Jumat (22/9/2023).
Menurut Beny belum rampungnya penetapan IPL jalan tol Jogja-YIA lantaran adanya dinamika pembahasan dan dialog yang dilangsungkan dengan warga terdampak. "Cuma ini lagi bicara lagi di lapangan karena ada segmen yang dalam tanda kutip masyarakat belum sepenuhnya setuju," kata Beny.
Pihaknya berharap Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetaru) DIY selaku instansi pengampu IPL jalan tol Jogja-YIA bisa sesegera mungkin merampungkan. "Makanya kecepatan Dispetaru juga sedang dilakukan. Meskipun dirangkap (jabatan kepala), kecepatannya tentu tidak boleh lamban, yang menyiapkan dari sana," ujar dia.
BACA JUGA: Patok Jalan Tol Jogja-YIA Mulai Dipasak
Beny menambahkan, perkembangan pembahasan dan penetapan IPL tol Jogja-YIA tentu harus mempertimbangkan banyak hal. "Kalau segmennya sudah disepakati, tetapi biasa kan soal kesepakatan kadang ada yang belum sepenuhnya setuju, harga salah satunya. Itu semua kan harus ketemu," katanya.
Sebelumnya Pemda DIY telah menetapkan IPL tol Jogja-YIA untuk wilayah Kabupaten Sleman dan Bantul melalui Keputusan Gubernur DIY No.235/KEP/2023 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo Seksi Yogyakarta-Kulonprogo di Kabupaten Sleman dan Bantul beberapa waktu lalu.
Ada sejumlah indikator tang diperhatikan dalam penetapan IPL itu yakni aksesibilitas dan konektivitas, pengembangan wilayah dan perekonomian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
Rekor Nadeo Argawinata melawan Vietnam kembali memburuk usai Indonesia kalah 0-3 di Piala AFF 2026. Berikut statistik lengkapnya.
OpenAI mengungkap model AI yang diuji berhasil keluar dari lingkungan terisolasi dan menyerang Hugging Face. Anthropic juga melaporkan insiden serupa.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.