Training Ground PSS Sleman Dinilai Bisa Dongkrak Kualitas Tim
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Pengerjaan penimbunan untuk konstruksi tol Jogja Solo ruas Trihanggo-Junction Sleman. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Penggarapan tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 atau ruas Junction Sleman-Trihanggo mulai bergerak di angka 4 persen. Cakupannya bervariasi, mulai dari penimbunan tanah hingga pembongkaran utilitas.
Chief Supervisor PT Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2 Dicky Aryanto Kusumo menerangkan penggarapan tol Solo-Jogja Paket 2.2 terus menunjukkan perkembangan. Hingga pekan ketiga September, pembangunan tol Solo-Jogja pada paket ini telah menyentuh angka 4 persen
"Progress untuk saat ini paket 2.2 sampai dengan saat ini sudah alhamdulillah empat persen. Karena masih terkendala pembebasan lahan," kata Dicky pada Kamis (21/9/2023).
Lahan-lahan terdampak tol saat ini masih terus dalam proses pembebasan. Oleh karena itu penggarapan baru dilakukan pada area-area yang telah dibebaskan dan dapat dikerjakan.
Penggarapan tol Solo-Jogja Paket 2.2 sebanyak empat persen tadi mencakup berbagai aspek pengerjaan. Beberapa di antaranya meliputi pengerjaan timbunan tanah hingga pembongkaran utilitas di area terdampak tol. Termasuk penggarapan struktur.
"[Empat persen itu], timbunan tanah, struktur, penebangan pohon, utilitas," katanya.
Secara umum proyek pembangunan tol Solo-Jogja Paket 2.2 dalam kontraknya digarap selama 730 hari kerja. Terhitung dari 7 Juni 2023 hingga 7 Juli 2025 nanti.
Lokasi pengerjaan paket ini membentang dari Monjali sampai Gamping (STA 51+800 S.D STA 65+800). Namun pada tahap satu, penggarapan paket ini dimulai dari Trihanggo dan berakhir hingga di Junction Sleman (STA 54+635 S.D STA 57+839)
Sebelumnya Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto pembangunan tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman membentang sepanjang 3,2 kilometer dari Kalurahan Trihanggo sampai Kalurahan Tirtoadi. Di Tirtoadi, tol Solo-Jogja akan menyambung dengan dengan tol Jogja-Bawen. Pertemuan dua jalan tol ini selanjutnya disebut dengan Junction Sleman.
Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2B digarap dengan dengan struktur at grade atau timbunan dan struktur elevated atau melayang. Dari total panjang 3,2 kilometer pada tahap ini, ruas tol sepanjang 2,2 kilometer dari Junction Sleman sampai sebelum tikungan ring road Ngawen akan digarap secara at grade atau menempel tanah. Selanjutnya dari titik tersebut sepanjang satu kilometer ke timur sampai Trihanggo tepatnya di atas ring road akan dikerjakan secara melayang.
Di sisi lain, progres desain highway segmen 2.2B Trihanggo-Junction Sleman saat ini telah mencapai 75 persen. Dengan progres desain drainase 35 persen, struktur 35 persen, geotek 35 persen serta landscape dan fastol 20 persen.
"Highway jalan tol, struktur itu boks-boksnya, geotek itu sondir-sondir di tanahnya [struktur jalan tol]," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Gempa susulan Flores mencapai 7.029 kejadian hingga 25 Agustus 2026. Gempa M4,1 kembali mengguncang Manggarai pagi ini.
Tiga pesawat TNI AU membawa 31 ton bantuan untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui Labuan Bajo dan Maumere.
Donyell Malen mencetak hattrick saat AS Roma membantai Fiorentina 4-0. Roma pun langsung memuncaki klasemen Liga Italia.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.