Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Festival Lampion - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Festival Lampion dengan tajuk Lenterne Festival de Paris (LF de Paris) akan diselenggarakan di kawasan Gumuk Pasir Parangtritis, Bantul, Sabtu (7/10/2023). Sebanyak 700 lampion akan diterbangkan di tengah lanskap gumuk pasir.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menjelaskan LF de Paris memanfaatkan potensi alam Gmuk Pasir Parangtritis sebagai salah satu ekosistem unik yang terdapat di DIY. "Potensi ini perlu lebih dikenalkan kepada masyarakat umum salah satunya melalui kegiatan Festival Lampion," ujarnya, Rabu (4/10/2023).
Ia mengatakan sebanyak 700 lampion diterbangkan dalam LF de Paris. Event ini menjadi event budaya dan wisata kreatif sebagai ajang promosi untuk lebih memperkenalkan Kawasan Wisata Pantai Parangtritis yang menjadi salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bantul.
"Dalam event ini akan diterbangkan Lampion oleh para pengunjung sehingga akan menghiasi langit malam, membuat suasana yang syahdu sehingga sangat menarik bagi semua kalangan yang ingin mengabadikan momen indah," ungkapnya.
BACA JUGA: 5 Warga Bantul Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan
Festival Lampion 2023 akan dimeriahkan oleh Re Entertainment Band, Teko Mlaku, Fire Dance, Astroni, dan tari Montro. Adapun pada puncak acaranya akan dihibur oleh Jikuistik dan dilanjutkan penerbangan lampion.
Penerbangan lampion ini telah sesuai prosedur keamanan dan demi keselamatan bersama. Pihak panitia telah mendapatkan izin dari pihak Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) untuk menerbangkan lampion.
"Penerbangan lampion direncanakan pukul 22.30 malam dikarenakan sudah tidak ada aktivitas penerbangan, sehingga kegiatan ini tidak akan mengganggu atau membahayakan penerbangan," ungkapnya.
Selain keamanan, ia memastikan kegiatan ini tetap akan memperhatikan aspek kebersihan area gumuk pasir. Paniti menyiagakan tim kebersihan, begitu acara selesai tim kebersihan akan bergerak membersihkan sampah sehingga pagi harinya kondisi sudah kembali bersih.
"Tetapi kami juga menghimbau dan berharap, pengunjung yang hadir tidak membuaang sampah sembarangan. Silakan sampah ditempatkan di titik-titik yang ada kantong sampah yang sudah disiapkan panitia," ujarnya.
Gumuk pasir di kawasan Pantai Parangtritis Bantul ini bertipe barchan yang merupakan satu-satunya gumuk pasir bertipe barchan di Asia Tenggara. Karena keunikannya ini, gumuk pasir Parangtritis sangat penting untuk dilestarikan. "Hal ini menjadi daya tarik tersendiri untuk dikembangkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Thailand menegur Israel terkait perilaku sejumlah wisatawan di Koh Phangan, Koh Samui, dan Phuket. Thailand juga memperketat aturan bagi warga asing.
Laptop Windows mulai lambat atau penyimpanan penuh? Simak cara menghapus aplikasi dengan aman, mematikan startup, dan menggunakan Storage Sense.
Marco Bezzecchi menghadapi MotoGP San Marino 2026 di Misano, hanya beberapa kilometer dari rumahnya di Rimini. Ia masih memburu gelar juara dunia.
Daftar negara terkaya di Asia 2026 berdasarkan PDB per kapita IMF. Singapura berada di posisi pertama, sementara Indonesia ada di peringkat 30.
Pemda DIY memperluas Cek Kesehatan Gratis ke lingkungan perusahaan. Sekitar 1.100 pekerja menjadi sasaran, sementara cakupan CKG usia produktif baru 13,07 perse