Krisis Air Bersih Mengancam, Gunungkidul Petakan Sumber Air Baru
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Proses pembangunan kolam pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul, Senin (31/7/2023). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelabuhan Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul ditargetkan beroperasi mulai awal 2024. Hingga sekarang masih dalam proses penyelesaian bangunan pendukung untuk pengoperasian.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Catur Nur Amin optimistis Pelabuhan Gesing bisa dioperasikan di awal 2024. Hal ini tak lepas dari perkembangan pembangunan yang sudah mendekati akhir penyelesaian.
Menurut dia, di tahun ini ada dua pengerjaan sekaligus. Pengerjaaan pertama menyelesaikan pembangunan kolam Pelabuhan yang seharusnya selesai di akhir 2022 lalu. Adapun paket kedua pembangunan fasilitas pendukung kepelabuhan.
Dikarenakan adanya permasalahan teknis, pembuatan kolam molor dan ditarget selesai di akhir Oktober ini. Catur mengakui saat sekarang sudah tidak ada masalah karena kolam sudah jadi.
“Untuk kolam labuh dan dermaga dalam masa pemeliharaan,” kata Catur saat dihubungi, Kamis (26/10/2023).
BACA JUGA: Tak Ada Uji Kelayakan, Jembatan Kaca di Banyumas Pecah, Polisi Periksa 12 Orang
Meski demikian bangunan inti Pelabuhan sudah jadi, namun masih ada yang harus diselesaikan. Hal ini menyangkut dengan paket pengerjaan pembangunan fasilitas pendukungnya.
Sesuai dengan kontrak, pengerjaan akan berakhir pada 30 November 2023. Hingga sekarang masih dilakukan penyelesaian pembangunan kantor syahbandar, mess karyawan, shelter nelayan, tangga mitigasi bencana serta lanskdap bagian depan pintu masuk ke Pelabuhan.
“Terus kami pantau pengerjaannya dan saya menyakini bisa selesai tepat waktu sehingga awal tahun Pelabuhan Gesing benar-benar beroperasi,” katanya.
Ditambahkan dia, pembangunan Pelabuhan Gesing menelan anggaran mencapai Rp196 miliar. “Memang sempat ada kendala, khususnya pembangunan kolam Pelabuhan. Tapi, sekarang sudah berjalan dengan baik,” katanya.
Dukuh Bolang, Girikarto, Sukirjo mengatakan warga senang dengan perkembangan Pembangunan Pelabuhan Gesing. Meski sempat molor, namun proses sudah bagus dikarenakan sudah hampir jadi.
Ia pun menyakini, pembangunan Pelabuhan Gesing akan segera terselesaikan sehingga keberadaan pelabuhan bisa menjadi pengungkit untuk peningkatan perekonomian di Masyarakat. “Bisa saling melengkapi karena pariwisata di kawasan Pelabuhan Gesing Gesing juga berkembang pesat. Mudah-mudahan dengan adanya Pelabuhan bisa tambah maju lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul memetakan sumber air baru di daerah kekeringan sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak musim kemarau.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.