Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Bank sampah induk di Kota Jogja mulai beroperasi untuk memudahkan kinerja pengelolaan sampah yang dilakukan bank sampah tingkat RW. Pengelola bank sampah induk yang berlokasi di Kemantren Kotagede ini adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja.
Kepala DLH Jogja, Sugeng Darmanto menjelaskan salah satu fungsi utama bank sampah induk sebagai penyalur sampah dari bank sampah tingkat RW. Penyaluran sampah yang diterima bank sampah induk ini difokuskan ke sampah residu berbentuk plastik yang sudah tak dikelola bank sampah RW.
Penyaluran sampah residu ke bank sampah induk, jelas Sugeng, akan dilakukan secara langsung ke bank sampah RW dan terjadwal. Penjadwalan penjemputan sampah residu oleh bank sampah induk itu dilakukan tiap dua minggu sekali.
Sampah residu yang diterima bank sampah induk dari tingkat RW, lanjut Sugeng, akan disalurkan ke pihak lain yang membutuhkan. “Kami sudah kerjasamakan dengan pihak-pihak lain, nanti oleh berbagai pihak itu akan didaur ulang,” katanya, Senin (30/10/2023).
BACA JUGA: 17 Lokasi dan Alamat Bank Sampah di Kota Jogja
Kinerja bank sampah induk tersebut, menurut Sugeng, akan mengefektifkan pengurangan sampah di Kota Jogja. “Selain mengurangi volume sampah, kami yakin dengan bank sampah induk ini juga akan memaksimalkan pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan bank sampah di seluruh Jogja,” ungkapnya.
Sugeng menjelaskan rata-rata pengangkutan yang sudah dilakukan bank sampah induk mencapai 130 kilogram. “Kedepan akan kami gencarkan dan koordinasikan dengan bank sampah di wilayah agar lebih maksimal lagi,” terangnya.
Pembentukan bank sampah induk oleh DLH Jogja, sambung Sugeng, adalah usaha Pemkot Jogja untuk mengatasi masalah sampah di wilayahnya. “Ini bagian dari upaya solutif mengatasi sampah, dari GZSA, Gerakan Mbah Dirjo, pengoptimalan TPS3R, berbagai usaha dan peluang yang ada akan kami terus lakukan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.