Pembukaan Cupu Panjala, Muncul 34 Gambar, Ada Semar hingga Pulau Sulawesi
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Pembangunan gedung rawat inap di RSUD Saptosari, Rabu (11/1/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim pembangunan Pemkab Gunungkidul menilai pembangunan gedung rawat inap di RSUD Saptosari masih belum memenuhi harapan.
Hal ini terlihat dari hasil inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Pelaksana Harian Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setda Gunungkidul, Eddy Praptono, Rabu (1/11/2023).
Pembangunan Gedung rawat inap menelan anggaran sekitar Rp12 miliar. Namun, progress pembangunan baru mencapai 36%, sedangkan waktu efektif pegerjaan tinggal 50 hari. “Pengerjaannya belum sesuai target alias molor,” kata Eddy kepada wartawan, Rabu siang.
Dia tidak menampik, proses pembangunan yang lambat menjadi perhatian sendiri oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta.
Berdasarkan pemantauan yang ada, sudah menunjukan perbaikan.
Sebagai contoh pada awalnya progress pengerjaan minus 12%, tapi setelah dilakukan monitoring secara berkala, kekurangan bisa ditekan hingga 5%. “Memang masih kurang dan harus dikejar agar bisa selesai tepat waktu,” kata Asisten Bupati Bidang Perekonomian ini.
Dia pun tidak memungkiri pengerjaan pembangunan harus dilakukan secara ekstra sehingga bisa selesai tepat waktu pada 18 Desember 2023. Meski baru 36% perkembangannanya, namun ia menyakini bisa terselesaikan.
Sisa waktu terakhir adalah pengerjaan pada finishing dan fabrikasi seperti, air conditioner unit, AC unit dan yang lain. Posisi minggu lalu semua barang telah by order tinggal pemasangan.
“Mesin lift juga sudah dibeli dan recananya November bisa terpasang. Jadi, setelah barang-barang yang dipesang datang, maka bisa langsung dipasang sehingga akan berdampak signifikan terhadap proges pengerjaan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Update Proyek Tol Jogja-Solo, Penggarapan Bore Pile Terus Ditambah
Menurut dia, pihak rekanan juga berkomitmen menyelesaikan pengerjaan. Hal ini terlihat dari penambahan pekerja dari awalnya hanya 25 orang menjadi 80 orang per harinya. “Mudah-mudahan bisa dikebut dan kami akan terus mengawasinya,” kata mantan Kepala DPUPRKP Gunungkidul ini.
Direkrut RSUD Saptosari, Damayanti mengatakan, keberadaan ruang rawat inap yang dimiliki masih belum memadai. Oleh karennaya di 2023 ada pembangunan Gedung baru dengan kapasitas 20 ruangan.
“Nantinya ada 50 tempat tidur untuk merawat pasien,” katanya.
Dia berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu, meski ada sedikit kendala dalam pengerjaannya. “Dengan tambahan ruang layanan, maka pelayanan ke pasien bisa lebih dioptimalkan lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
DPRD Kota Jogja meminta anggaran 2027 memprioritaskan kebutuhan masyarakat di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
SKK Migas menyebut UEA akan mengirim hingga 30 juta barel minyak ke Indonesia tanpa biaya, termasuk modal kerja dan biaya kapal.
OJK membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital untuk mencegah penipuan serta mengembangkan potensi.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.