Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Polisi membawa tiga remaja ke Polsek Imogiri, dari Dusun Krinjing, Kalurahan Selopamioro, Imogiri, Sabtu (4/11/2023). ist/Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Tiga remaja ditangkap polisi di Dusun Krinjing, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Sabtu (4/11/2023) dini hari. Salah satu dari ketiga remaja tersebut kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan ketiga remaja itu terdiri dari dua pelajar SMP dan satu pelajar SD yang beralamat di sekitar Sewon dan Jetis. “Sekira pukul 02.30 WIB, Polsek Imogiri menerima laporan masyarakat terkait adanya anak laki-laki yang membawa Sajam,” ujarnya.
Ia menceritakan kejadian ini bermula ketika dua warga yang tengah naik motor di Jalan Imogiri –Kretek, tepatnya di Dusun Dukuh, Kapanenewon Pundong, melihat rombongan menggunakan motor sejumlah tiga unit dari arah barat ke timur.
BACA JUGA: Lurah Maguwoharjo Tersangka Kasus Mafia Tanah Kas Desa Dipasangi Gelang Kaki GPS
Saat berpapasan, rombongan tersebut megeluarkan senjata tajam yang berbentuk celurit dan diarahkan ke dua warga tersebut. Atas kejadian tersebut, dua warga tersebut yang memutar arah motor dan mengejar rombongan.
Rombongan yang merupakan tiga remaja itu berhasil diberhentikan di Dusun Krinjing, Kalurahan Selopamioro, Imogiri. Dibantu warga setempat, mereka mengamankan rombongan sambil melaporkan kejadian ini ke Polsek Imogiri. “Berhasil mengamankan tiga orang anak tersebut dengan dibantu oleh warga sekitar,” katanya.
Ketiga remaja itu pun lalu dibawa ke Polsek Imogiri, Bantul untuk pemeriksaan lebih lanjut. Celurit yang dibawa ternyata berupa sebuah plat besi dari bahan seng gavalum yang dibuat berbentuk celurit. Benda ini dibawa oleh salah satu dari ketiga remaja tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.