Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, Korban Tewas Naik Jadi 13 Orang
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl
Nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman terus mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal musim penghujan. Sebab, di awal musim penghujan biasanya menjadi siklus pertumbuhan nyamuk pembawa DBD.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati menerangkan pihaknya terus mewaspadai peningkatan kasus DBD pada awal musim penghujan. Selain karena siklus pertumbuhan nyamuk pembawa DBD biasanya terjadi pada musim penghujan. Keberadaan genangan air yang timbul pada awal musim penghujan akan membuat nyamuk Aedes aegypti memanfaatkannya sebagai lokasi mereka bertelur.
BACA JUGA : Dinkes Bantul Waspadai DBD di Awal Musim Hujan
Ia meminta kepada masyarakat tetap menerapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kasus DBD. Beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat antara lain melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Upaya PSN dapat dilakukan dengan menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang berbagai barang yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
"Kami juga minta masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, bersih-bersih lingkungan dimulai dari rumah kita masing-masing. Singkirkan semua barang-barang di luar rumah yang memungkinkan menjadi penampung air saat hujan datang dengan 3 M," katanya, Senin (6/11/2023).
BACA JUGA : Kasus DBD di Kota Jogja Menurun Drastis, Hanya 48 Kasus, Kok Bisa?
Selain itu, Dinkes Sleman juga mengaktifkan gerakan 1 rumah 1 jumantik menjadi gerakan serentak yang senantiasa menjaga kebersihan lingkungan yang menjadikan bebas jentik & nyamuk. Dengan begitu, dia berharap tidak terjadi lonjakan kasus DBD menjelang akhir tahun 2023.
"Kami harap masyarakat tidak lengah. Jangan sampai ada lonjakan kasus DBD nantinya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Sebanyak 260.000 warga mengungsi dan proses pencarian korban masih berl
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.