Tanggal 12 Juni Memperingati Apa Saja? Ini 5 Momen Bersejarah Dunia
Tanggal 12 Juni diperingati sebagai Hari Internasional Menentang Pekerja Anak, Hari Kemerdekaan Filipina, Hari Perdamaian Kosovo, Hari Rusia, dan National Lovin
Nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman terus mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal musim penghujan. Sebab, di awal musim penghujan biasanya menjadi siklus pertumbuhan nyamuk pembawa DBD.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati menerangkan pihaknya terus mewaspadai peningkatan kasus DBD pada awal musim penghujan. Selain karena siklus pertumbuhan nyamuk pembawa DBD biasanya terjadi pada musim penghujan. Keberadaan genangan air yang timbul pada awal musim penghujan akan membuat nyamuk Aedes aegypti memanfaatkannya sebagai lokasi mereka bertelur.
BACA JUGA : Dinkes Bantul Waspadai DBD di Awal Musim Hujan
Ia meminta kepada masyarakat tetap menerapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kasus DBD. Beberapa upaya yang dapat dilakukan masyarakat antara lain melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Upaya PSN dapat dilakukan dengan menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang berbagai barang yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
"Kami juga minta masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, bersih-bersih lingkungan dimulai dari rumah kita masing-masing. Singkirkan semua barang-barang di luar rumah yang memungkinkan menjadi penampung air saat hujan datang dengan 3 M," katanya, Senin (6/11/2023).
BACA JUGA : Kasus DBD di Kota Jogja Menurun Drastis, Hanya 48 Kasus, Kok Bisa?
Selain itu, Dinkes Sleman juga mengaktifkan gerakan 1 rumah 1 jumantik menjadi gerakan serentak yang senantiasa menjaga kebersihan lingkungan yang menjadikan bebas jentik & nyamuk. Dengan begitu, dia berharap tidak terjadi lonjakan kasus DBD menjelang akhir tahun 2023.
"Kami harap masyarakat tidak lengah. Jangan sampai ada lonjakan kasus DBD nantinya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tanggal 12 Juni diperingati sebagai Hari Internasional Menentang Pekerja Anak, Hari Kemerdekaan Filipina, Hari Perdamaian Kosovo, Hari Rusia, dan National Lovin
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Wamenpar Ni Luh sebut wisata gastronomi bukan sekadar kuliner, tapi pengalaman budaya yang jadi daya tarik wisata Indonesia.
Pemerintah siapkan PLTG 2.000 MW senilai Rp70 triliun untuk dorong swasembada energi dan target pertumbuhan ekonomi 8%.
Jogja didorong jadi destinasi unggulan selain Bali. Kunjungan wisman ke Borobudur–Prambanan meningkat signifikan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 14 Juni 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000, beroperasi dari pagi hingga malam.