BBPOM Jogja Percepat Izin Edar Produk UMKM Pangan Olahan
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Siaga Nataru/Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul tengah persiapkan rekayasa arus lalu lintas dan kesiapan armada untuk menyambut puncak arus mudik dan balik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.
Diketahui Kemenhub memaparkan prediksi puncak arus mudik I akan terjadi pada 22-23 Desember 2023. Sementara puncak arus balik I akan terjadi pada 26-27 Desember 2023.
Kepala Dishub Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi menuturkan pihaknya telah memetakan titik yang diperkirakan akan terjadi kepadatan lalu lintas di Kabupaten Bantul selama Nataru.
“Kami sudah mempersiapkan konsep pengalihan jalur dan rekayasa lalu lintas, apabila di ruas jalan Kabupaten Bantul terjadi kepadatan lalu lintas. Tetapi kami masih menunggu perkembangan dan koordinasi Dishub se-DIY untuk mengantisipasi Nataru,” katanya melalui telepon, Kamis (9/11/2023).
Dia pun mengimbau agar pengendara yang akan melakukan mudik ke daerah asal dapat mempersiapkan rute yang akan dilewati menuju daerah asal.
“Imbauan kami harus dipastikan tujuan dan rute. Apabila ada kesulitan agar berkonsultasi dengan petugas yang ada di lokasi. Kami akan memuat informasi lalu lintas di website Dishub ketika ada pengalihan jalur atau rute, dan kepadatan lalu lintas di jalur tertentu,” katanya.
BACA JUGA: Arus Mudik dan Balik Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Prediksi Puncaknya
Dia pun mengimbau agar pengendara dapat mempersiapkan kendaraannya sebelum digunakan untuk mudik ke daerah asal, sehingga dapat menjamin keselamatan pemudik.
“Dipastikan kendaraan yang akan digunakan dalam perjalanan dalam kondisi baik. Dipastikan pula kondisi pengendara dalam keadaan sehat,” imbuhnya.
Sebelumnya Dishub Kabupaten Bantul telah melakukan ramp check pada beberapa PO bus di Kabupaten Bantul. Dari ramp check tersebut, menurut Singgih, kondisi bus yang beroperasi mayoritas dalam kondisi baik. Sementara ada beberapa bus yang perlu dilakukan dilakukan perbaikan.
“Ramp check secara umum kondisinya baik, memang ada satu dua yang perlu dilakukan perbaikan, terutama rem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.