WJNC 2026 Diperpanjang hingga Titik Nol, Target 60.000 Pengunjung
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Siaga Nataru/Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul tengah persiapkan rekayasa arus lalu lintas dan kesiapan armada untuk menyambut puncak arus mudik dan balik selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.
Diketahui Kemenhub memaparkan prediksi puncak arus mudik I akan terjadi pada 22-23 Desember 2023. Sementara puncak arus balik I akan terjadi pada 26-27 Desember 2023.
Kepala Dishub Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi menuturkan pihaknya telah memetakan titik yang diperkirakan akan terjadi kepadatan lalu lintas di Kabupaten Bantul selama Nataru.
“Kami sudah mempersiapkan konsep pengalihan jalur dan rekayasa lalu lintas, apabila di ruas jalan Kabupaten Bantul terjadi kepadatan lalu lintas. Tetapi kami masih menunggu perkembangan dan koordinasi Dishub se-DIY untuk mengantisipasi Nataru,” katanya melalui telepon, Kamis (9/11/2023).
Dia pun mengimbau agar pengendara yang akan melakukan mudik ke daerah asal dapat mempersiapkan rute yang akan dilewati menuju daerah asal.
“Imbauan kami harus dipastikan tujuan dan rute. Apabila ada kesulitan agar berkonsultasi dengan petugas yang ada di lokasi. Kami akan memuat informasi lalu lintas di website Dishub ketika ada pengalihan jalur atau rute, dan kepadatan lalu lintas di jalur tertentu,” katanya.
BACA JUGA: Arus Mudik dan Balik Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Prediksi Puncaknya
Dia pun mengimbau agar pengendara dapat mempersiapkan kendaraannya sebelum digunakan untuk mudik ke daerah asal, sehingga dapat menjamin keselamatan pemudik.
“Dipastikan kendaraan yang akan digunakan dalam perjalanan dalam kondisi baik. Dipastikan pula kondisi pengendara dalam keadaan sehat,” imbuhnya.
Sebelumnya Dishub Kabupaten Bantul telah melakukan ramp check pada beberapa PO bus di Kabupaten Bantul. Dari ramp check tersebut, menurut Singgih, kondisi bus yang beroperasi mayoritas dalam kondisi baik. Sementara ada beberapa bus yang perlu dilakukan dilakukan perbaikan.
“Ramp check secara umum kondisinya baik, memang ada satu dua yang perlu dilakukan perbaikan, terutama rem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.
Supermarket Trans Home di Jalan Jogja-Solo Km 11 Sleman terbakar hebat. Api merembet dari bagian belakang hingga melalap seluruh gedung.
Menteri Perindustrian Sarmuji memiliki harta bersih Rp14,93 miliar berdasarkan LHKPN 2025, termasuk kapal senilai Rp5,57 miliar.
Komjen Wahyu Hadiningrat resmi menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Suyudi Ario Seto. Simak profil dan rekam jejaknya.