Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi cek kesehatan./freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Realisasi anggaran Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) Bantul 2023 sudah mencapai 86%. Total PPBMP sebanyak Rp46miliar telah ditransfer semuanya ke 933 padukuhan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Bantul, Sri Nuryanti, menjelaskan transfer anggaran ke padukuhan sudah selesai. “Serapannya ini kemaren menunggu perubahan APBKal [Anggaran Pendapatan Belanja Kalurahan], tinggal SPJ [Surat Pertanggung Jawaban]. Kemaren sudah ada beberapa yang memasukkan. Sehingga untuk realisasi anggaran, sudah 86%, dan akan diselesaikan,” ujarnya, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Program Pemberdayaan Tanah Masyarakat Diharapkan Sasar Kelompok Rentan
Ia optimistis realisasi anggaran PPBMP tahun ini akan mencapai 100%, sama seperti 2022. Dalam program ini, setiap padukuhan mendapatkan Rp50 juta yang dialokasikan untuk kegiatan di bidang kesehatan, pendidikan dan lingkungan hidup.
“PPBMP sangat dirasakan oleh masyarakat, karena langsung di tiap padukuham, yang merancang dan melaksanakan padukuhan langsung. Ini diperuntukkan yang fisik, sehingga tiga ruang lingkup itu sebagai target kita untuk menyelesaikan program prioritas Kabupaten Bantul,” katanya.
Baca Juga: Reformasi Pemberdayaan Masyarakat Jadi Upaya Pengentasan Kemiskinan DIY
Pada bidang pendidikan, PPBMP menyasar pengadaan sarana belajar mengajar, alat peraga edukatif, peningkatan kapasitas tenaga pendidik serta kegiatan pedukuhan ramah anak. Pada bidang kesehatan, sasarannya yakni sarpras posyandu, penanganan stunting, penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) serta peningkatan kapasitas kader kesehatan.
Pada bidang lingkungan hidup, sassarannya yakni meliputi peningkatan kapasitas pengelolaan sampah rumah tangga dan pengadaan sarana pengelolaan sampah. Prosentase ketiganya yakni pendidikan 25%, kesehatan 44% dan lingkungan hidup 31%.
Baca Juga: Pemerintah dan Masyarakat Perlu Bersinergi Dukung Bantul Bersih Sampah 2025
Meski demikian, penerapan di setiap padukuhan fleksibel, disesuaikan dengan permasalahan dan karakter masing-masing wilayah. “Yang daerah perkotaan untuk lingkungan hidup rata-rata. Kalau perdesaan untuk kesehatan prioritasnya,” paparnya.
Pada 2024 nanti, anggarannya masih sama yakni Rp46 miliar yang dibagi ke 933 padukuhan, dengan tiga bidang kegiatan yang juga sama. “2024 proposal sudah masuk semua dan masih menggunakan Perbup Bantul No. 4/2023 [tentang Bantuan Keuangan Kepada Kalurahan PPBMP],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.
Suzuki mengembangkan mesin 1.2 turbo 126 hp dan 230 Nm yang kompatibel E100, CNG, CBG serta disiapkan bersama teknologi hybrid.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.