Jadwal KA Bandara YIA Xpress Hari Ini, Kamis 21 Mei 2026
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.
Foto ilustrasi layanan kesehatan terhadap lansia. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang warga Perum Gunung Sempu, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul bernama Sabar, rela mewakafkan tanah dan rumahnya di tengah harga properti di wilayah DIY yang melambung tinggi. Rumah dengan luas 146 meter persegi yang diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah ini digunakan untuk Gerai Sehat dan Asrama Tahfiz Putri.
Sabar menceritakan komitmen menyerahkan tanah dan rumah senilai ratusan juta itu menjadi fasilitas umum berawal dari keinginan orangtuanya. Beberapa tahun silam, ibunya rajin memberikan infak. Karena sudah tua, maka model berinfak dengan cara diambil langsung oleh petugas ke rumah. Salah satu lembaga zakat yang dipilih ketika itu adalah Dompet Dhuafa.
BACA JUGA : Dinas Kesehatan Sleman Kick Off Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer
“Karena sudah tua sehingga diambil ke rumah, petugas beberapa kali datang ke rumah sampai akhirnya dan komunikasi dengan berbagai program, sampai ada niat untuk wakaf, karena ada program lain seperti tahfiz. Dan kami tertarik agar rumah kami ini bisa dimanfaatkan untuk tempat tahfiz, kami minta untuk [tahfiz] anak putriz,” kata Sabar, Jumat (9/11/2023).
Pria 68 tahun ini menambahkan setelah melakukan musyawarah bersama keluarga, kemudian rumah dua lantai berikut tanah seluas 146 meter persegi diwakafkan untuk dikelola sebagai Gerai Sehat untuk penghafal Alquran dengan nama Annisa.
“Bagian atas untuk tempat hafalan Alquran bagi santri putri, kemudian yang bawah ini dimanfaatkan untuk gerai sehat, sebagai fasilitas layanan kesehatan,” ujarnya.
Penanggung Jawab Gerai Sehat Inggrid Dwi Kusumaningrum mengatakan layanan gerai sehat tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan menyasar warga kurang mampu. Layanan kesehatan itu dibuka mulai Senin hingga Sabtu dengan personel dokter dan perawat kesehatan.
“Layanan ini gratis tetapi masih ada pasien yang memberikan infak, ada Rp5.000, Rp10.000. Selain pasien lama banyak juga warga sekitar yang memeriksakan kesehatan. Layanannya umum ada pemeriksaan kesehatan umum, cek kesehatan, layanan KB. Dengan adanya wakaf ini tentu bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Aktivitas Gerai Sehat di rumah wakaf tersebut sudah beroperasi meski tergolong baru pindahan dari lokasi sebelumnya yang masih sewa. Program ini diluncurkan sejak 2011 dan sudah beberapa kali pindah lokasi sewa terakhir di Jalan Wates dan saat ini sudah memiliki bangunan sendiri dari wakaf.
“Sedangkan untuk tahfidz Alquran kemungkinan dilaunching awal 2024. Ini merupakan rumah tahfiz yang keempat. Rencananya untuk mahasiswa kesehatan agar sinkron dengan layanan kesehatan," kata Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Jogja Muhammad Zahron.
Gerai Sehat ini dilengkapi dua dokter, satu perawat, dua penyuluh dan satu koordinator, merupakan klinik atau poli umum dan cek metabolis kesehatan. “Harapannya bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.