Tukar Hepigo Poin, Konsumen Menangkan Honda Vario 125 Street
Astra Motor merayakan HUT ke-56 dengan memberikan kesempatan kepada konsumen membawa pulang Honda Vario 125 Street seharga Rp5,6 juta melalui undian Hepigo Poin
Rismiyati./Istimewa
GUNUNGKIDUL—BPJS Kesehatan kini berfokus pada peningkatan mutu layanan. Salah satu upayanya adalah dengan janji layanan JKN yang dideklarasikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
Janji tersebut di antaranya memberikan pelayanan tanpa biaya tambahan di luar ketentuan dan memberikan layanan yang ramah tanpa diskriminasi.
Janji ini nyata dirasakan oleh keluarga Rismiyati, salah satu warga Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta. Dia merasakan layanan yang sangat baik dari RSUD Saptosari selama menemani ibunya berobat ke rumah sakit.
“Saya menemani ibu saya berobat ke RSUD Saptosari. Sakitnya itu karena HB (hemoglobin) sempat turun. Pertama, datang kesini pas HB di angka 4, lalu sudah bisa pulang. Setelah itu turun lagi dan harus ke rumah sakit lagi. Total bulan ini mungkin lima kali ke rumah sakit,” kata Rismiyati, Kamis (16/11/2023).
Rismiyati mengatakan, ibunya mendapatkan layanan yang sangat baik dari rumah sakit. Layanan ramah tanpa diskriminasi inilah yang diharapkan mampu dirasakan semua peserta JKN diseluruh wilayah Indonesia. Peserta berhak akan layanan yang mudah, cepat dan setara.
“Saya berterima kasih atas pelayanan dari rumah sakit. Intinya dari saya dan suster komunikasinya nyambung. Dengan dokter pun juga nyambung. Setiap kami mengalami kendala misalnya infusnya tidak jalan, tidak segan-segan suster langsung sigrak untuk datang mengecek. Jam berapa pun saya membutuhkan pelayanan dari suster, suster siap dengan sepenuh hati. Pokoknya dengan senyuman dan ramah intinya,” ujar Rismiyati.
Rismiyati mengaku puas dengan pelayanan yang ibunya terima selama menjalani perawatan di rumah sakit. “Tidak ada keluhan, saya malah berterima kasih. Rasanya kalau mau pulang malah aras-arasen. Kalau tidak sakit saya kerasan disini, karena pelayanannya bagus,” ujar Rismiyati sembari tertawa lepas.
BACA JUGA: OJK Catat Aset BPJS Kesehatan Menurun, Begini Penjelasan Dirut Ghufron
Selain mendapat pelayanan yang baik, Rimisyati juga mengatakan tidak ada biaya tambahan yang dibebankan pada ia dan keluarga selama mengakses layanan kesehatan. “Kepesertaan kami di Program JKN sudah lama. Sekeluarga semua dapat kepesertaan dari pemerintah. Biaya di rumah sakit juga alhamdulillah gratis. Pelayanan di sini baik, clear tidak ada pembebanan biaya apa-apa ke kami. Dari segi fasilitas juga baik, kebersihan pun terjaga,” tegas Rismiyati.
Rismiyati pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan Program JKN.
“Untuk pemerintah saya ingin mengucapkan terima kasih atas adanya Program JKN ini. Sangat membantu untuk keluarga saya. Seandainya tidak ada Program JKN, satu bulan lima kali ke rumah sakit berapa biaya yang harus kami keluarkan. Pokoknya terimakasih dengan adanya Program JKN ini,” kata Rimiyati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor merayakan HUT ke-56 dengan memberikan kesempatan kepada konsumen membawa pulang Honda Vario 125 Street seharga Rp5,6 juta melalui undian Hepigo Poin
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
KKP merencanakan pembangunan tujuh Kampung Nelayan Merah Putih di DIY untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat usaha perikanan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan penundaan wajib sertifikasi halal hingga 2028 untuk mempertimbangkan kesiapan dan beban biaya UMKM.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.