CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Salah seorang petani di Kalurahan Watusigar sedang menyirami tanaman tembakau agar bisa tumbuh subur, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mencatat total luas lahan yang ditanami tembakau masih di kisaran 157,4 hektare. Kendati demikian, budi daya tembakau di Bumi Handayani ini sebatas komiditas sementara.
Kapanewon Purwosari menjadi wilayah terluas untuk budi daya karena lahan yang ditanam mencapai 83,2 hektare. Setelah itu ada Kapanewon Panggang seluas 32 hektare, Ngawen 15 hektare, Wonosari 9,4 hektare, Ponjong delapan hektare. Sedangkan untuk Kapanewon Semin seluas lima hektare, Nglipar seluas satu hektare dan Nglipar ada sati hektare yang ditanam tembakau.
Baca Juga:
BLT Cukai Tembakau Rp253,2 Juta Dibagikan kepada 211 Pekerja di Jogja
Budidaya Tembakau di Gunungkidul Masih Belum Maksimal, Ini Datanya
Hasil Panen Bagus, Petani Tembakau Gunungkidul Semingrah
Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Adinoto mengatakan tembakau banyak ditanam saat musim kemarau. Meski demikian, secara budi daya belum banyak karena tidak ditanam di seluruh wilayah.
“Berdasarkan data kami yang ada budi daya tembakau hanya di delapan kapanewon. Purwosari, Panggang dan Ngawen menjadi kapanewon dengan area tanam paling banyak,” kata Adinoto, Selasa (28/11/2023).
Menurut dia, penanaman dilaksanakan saat kemarau. Namun, apabila cuaca tidak mendukung, maka petani enggan menanam dan memilih untuk menanam tanaman pangan.
“Memang masih sebatas komoditas sementara alias lahan biar tidak nganggur saat kemarau,” katanya.
Meski demikian, Adinoto mengakui upaya pendampingan tetap dilakukan. Salah satunya rutin menerjunkan petugas lapangan untuk menyambangi lokasi budi daya dengan tujuan hasil panen tetap dapat dioptimalkan. "Pendampingan terus dilakukan, sama seperti pada saat penanaman tanaman pangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.
PSIM Jogja menggelar gim internal untuk mengembalikan fisik dan ritme permainan jelang menghadapi Persija pada pekan keempat Super League 2026/2027.
Jacky Manuputty menjelaskan alasan absen dalam pelantikan Wantimpres di Istana Negara. Ia memastikan telah menyatakan kesediaannya.
Pilur serentak Bantul 2026 berjalan aman, lancar, dan damai. Bupati Abdul Halim Muslih meminta warga menjaga kerukunan dan menerima hasil dengan legowo
Meta Description:Kabupaten Temanggung menerima DBHCHT 2026 sebesar Rp28 miliar, turun dari sekitar Rp61 miliar pada 2025 dan berdampak pada program daerah.