Pilur Serentak Gunungkidul 2026: DPS Tetapkan 120.856 Calon Pemilih
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
HIV/AIDS - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat hingga sekarang ada 972 kasus HIV/Aids. Adapun korban meninggal mencapai 152 orang.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Zoonosis, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Yuyun Ika Pratiwi mengatakan, kasus HIV/Aids di Gunungkidul terus bertambah. Namun, pertambahannya terus flutuatif dari tahun ke tahun.
Sejak 2006 hingga sekarang tercatat ada sebanyak 972 kasus. Rinciannya, pasien HIV sebanyak 662 orang dan kasus Aids sebanyak 310 orang.
BACA JUGA : Komunitas Harus Jadi Garda Terdepan Dalam Upaya Akhiri AIDS
Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini bisa berujung fatal apabila tidak dilakukan pencegahan dan pengobatan. Pasalnya, hingga sekarang sudah ada 152 kasus kematian akibat HIV/Aids.
“Tentunya yang sudah terjangkit harus terus mendapatkan perawatan guna bertahan hidup,” kata Yuyun, Jumat (1/12/2023).
Dia menjelaskan, langkah paling efektif untuk penanggulangan dengan berperilaku seks yang sehat. Tidak bergonta-ganti pasangan sehingga mengurangi risiko penularan.
“Setia pada pasangan adalah cara paling ampuh untuk mengurangi risiko penularan. Selain itu, juga ada upaya skrining ke daerah rawan seperti lapas, tempat wisata dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Selain itu, dinas Kesehatan juga fokus penanganan pada ibu dan bayi sehingga rutin melakukan tes VCT pada saat kehamilan. “Tentu juga ada upaya notifikasi terhadap orang yang hidup dengan HIV/Aids,” katanya.
Diharapkan dengan berbagai upaya ini maka bisa mencapai target zero kasus baru dan kematian akibat HIV/Aids yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. “Berbagai upaya terus dilakukan dengan sosialisasi ke Masyarakat. Tapi, untuk pelaksanaan juga membutuhkan partisipasi aktif dari Masyarakat,” katanya.
BACA JUGA : Transmisi HIV dari Ibu ke Anak Masih Terjadi di Indonesia
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S. Menurut dia, kasus HIV/Aids masih terus bertambah di setiap tahunnya sehingga mejadi perhatian serius untuk penanggulangan.
Menurut dia, upaya pencegahan sudah dilakukan dengan Menyusun raperda inisiatif tentang penanggulangan HIV/Aids. Regulasi ini bisa menjadi pedoman dalam pencegahan penyebaran penyakit ini.
“Sudah selesai dibahas dan sekarang masih proses fasilitasi oleh gubernur untuk kemudian bisa ditetapkan menjadi perda baru,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.
Laptop lemot dapat disebabkan penyimpanan penuh, RAM terbatas, malware hingga overheating. Simak penyebab dan cara mengatasinya.
The Prajan Hotel & Villas yang berlokasi di kawasan Sagan, Yogyakarta, resmi dibuka dengan membawa filosofi “Your Serene Escape, Styled for You.”
Pemda DIY menyambut baik rencana gaji PPPK dibebankan ke APBN karena dinilai dapat meringankan beban anggaran daerah.
Viral tagging parkir memicu cekcok di tempat umum. Simak 10 etika parkir agar tidak mengganggu pengguna lain dan memicu konflik.