DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Ilustrasi Simpang empat Tembi, jalan Parangtritis, Sewon, Bantul Kamis (7/9/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) diprediksi akan banyak wisatawan yang berkunjung ke DIY termasuk Bantul. Untuk menjadi panduan bagi para wisatawan, Pemkab Bantul menyediakan beberapa platform.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bantul, Bobot Ariffi`Aidin, menjelaskan beberapa fasilitasi mengenai update informasi wisata yag disediakan Pemkab Bantul di antaranya website bantulkab.go.id pada menu event untuk informasi event. Kemudian bantulpedia.bantulkab.go.id atau bantulpedia mobile yang menyediakan informasi seputar wisata Bantul.
“Kami juga melakukan peliputan dan pemberitaan melalui beberapa media sosial pemkab Bantul, di antaranya Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, Podcast, Bantul TV, juga koordinasi dengan teman-teman media masa untuk publikasi dan pemberitaan terkait dengan pariwisata Bantul,” ujarnya, Minggu (3/12/2023).
Adapun untuk pantauan CCTV, Pemkab Bantul juga menyediakan di website bantulkab.go.id/cctv.html yang bisa digunakan pengunjung untuk mengakses beberapa CCTV walau jumlahnya masih terbatas.
BACA JUGA: Lalu Lintas Gunungkidul Bisa Dipantau Secara Online, Ini Caranya
Beberapa lokasi pemasangan CCTV diantaranya makam Kotagede, Masjid Pajimatan Imogiri, simpang empat Pelemsewu, Sewon, Pasar Bantul, simpang tiga Sorowajan, simpang empat Druwo Ringroad selatan, simpang empat Paseban, TPR Parangtritis dan beberapa lainnya. Selain jumlah yang masih terbatas, beberapa CCTV juga terpantau mati.
Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan untuk mendapat informasi tentang pariwisata Bantul, para pengunjung bisa mengunduh aplikasi Jelajah Bantul. Aplikasi ini terintegrasi dengan Google Maps sehingga wisatawan bisa mendapat informasi rute yang harus dilalui versi Google Maps.
Dinas Pariwisata Bantul juga menggunakan kode bar yang dicetak dalam bentuk brosur dan baliho, untuk memberikan informasi wisata Bantul. “Lewat Instagram dan Youtube, kami membuat program SOWAN, sambang obyek wisata andalan Bantul,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan untuk musim liburan Nataru tidak ada program khusus dalam bentuk konten media sosial. Meski demikian pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sepanjang jalur wisata.
“Kami sudah siapkan rencana rekayasa lalu lintas. Namun demikian kami masih menunggu koordinasi menyeluruh dengan Dishub DIY dan kepolisian. Mudah-mudahan pekan depan sudah ada koordinasi dan segera kami sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.