Advertisement

KPU DIY Buka Lowongan 83.524 Petugas KPPS, Segini Honornya

Yosef Leon
Senin, 11 Desember 2023 - 16:57 WIB
Arief Junianto
KPU DIY Buka Lowongan 83.524 Petugas KPPS, Segini Honornya Jajaran KPU DIY memberikan keterangan tentang pembukaan lowongan petugas KPPS untuk Pemilu 2024, Senin (11/12/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—KPU DIY membuka kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat dalam Pemilu 2024 dengan menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Total ada sebanyak 83.524 kebutuhan KPPS se-DIY. Pendaftaran sudah dibuka sejak 11 sampai 20 Desember mendatang dan akan dilantik pada 25 Januari 2024.

Advertisement

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU DIY, Sri Surani menjelaskan kebutuhan KPPS itu disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada sebanyak 11.932, sehingga setiap TPS akan diisi dengan tujuh orang KPPS plus dua personel Satlinmas.

Dengan begitu seluruh kebutuhan KPPS dan Satlinmas berjumlah 107.388. "Untuk proses rekrutmen kami sudah koordinasi dan bimtek dengan PPK di kapanewon dan kemantren yang bertugas menyupervisi PPS karena pendaftarannya di sana, termasuk KPU kabupaten/kota," kata Rani, Senin (11/12/2023).

Lantaran Pemilu 2024 sarat dengan penggunaan aplikasi, maka petugas KPPS yang akan mendaftar diminta punya kemampuan dalam mengoperasikan teknologi informasi. Selain itu, akan diutamakan dari kalangan anak muda.

Pihaknya juga mendorong agar perwakilan perempuan dan disabilitas bisa ikut mendaftar.  "Setelah pendaftaran akan dilanjutkan dengan seleksi administrasi, pengumuman hasil penelitian administrasi dan pelantikan pada 25 Januari 2024. Karena ini tahapan krusial maka masukan dan tanggapan terhadap calon sangat diperlukan, ketika ada akan kami klarifikasi langsung, karena dibutuhkan penyelenggara Pemilu yang netral," jelasnya. 

BACA JUGA: KPU Sleman Buka Pendaftaran untuk 24.199 Petugas KPPS, Ini Syaratnya

Adapun syarat calon KPPS di antaranya yakni harus WNI, usia 17-55 tahun, surat pernyataan setia pada Pancasila, NKRI, UUD dan cita-cita proklamasi, punya integritas, jujur dan adil, tidak menjadi anggota partai dan tidak menjadi anggota partai paling singkat 5 tahun, berdomisili di KPPS wilayah setempat, sehat jasmani rohani dan bebas narkotika, pendidikan minimal SMA sederajat, tidak pernah dipenjara atau mendapat hukuman dari pengadilan minimal 5 tahun atau lebih, dan menyertakan dokumen terkait. 

"Masa kerja 25 Januari sampai 25 Februari atau satu bulan, beda dengan Pemilu sebelumnya. Untuk keikutsertan difabel para penggerak sudah kami dorong, termasuk perempuan. Harapan kita akses informasi kita buka seluas-luasnya," ujarnya. 

Berapa Honor KPPS?

Ketua KPU DIY Ahmad Shidqi mengatakan, belajar dari Pemilu 2019 silam saat banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia akibat berbagai faktor pihaknya mendorong agar kaum muda mau terlibat sebagai KPPS pada Pemilu kali ini. Menurutnya meski usia maksimal adalah 55 tahun, tetapi KPU akan mengutamakan agar para KPPS berasal dari kalangan muda. 

"Itu bagian dari evaluasi Pemilu 2019, karena riset UGM korban meninggal akibat sakit di antara KPPS itu sebabnya dua hal pertama usia yang jadi korban sudah lanjut, kedua mereka sejak awal punya komorbid atau penyakit penyerta yakni tekanan darah tinggi, gula, dan jantung. Sehingga usia dan kesehatan jadi kriteria penting, makanya syarat kesehatan akan kita skrining lagi untuk cek kolesterol, gula dan tekanan darah," kata Shidqi. 

Oleh karenanya Shidqi berharap agar kaum muda lebih tergerak untuk ikut serta berpartisipasi menjadi petugas KPSS. Sebab, selain alasan kesehatan nantinya dari tujuh petugas KPPS di setiap TPS dua di antaranya harus bisa mengoperasikan aplikasi sirekam berbasis android untuk melaporkan hasil perhitungan suara ke server KPU Pusat. "Perlu kamu informasikan juga bahwa honor KPPS juga meningkat untuk Pemilu 2024 menjadi Rp1,2 juta bagi ketua dan Rp1,1 juta untuk anggota," pungkasnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bertolak ke Melbourne, Jokowi hadiri KTT Asean-Australia

News
| Senin, 04 Maret 2024, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement