Advertisement

Bakar Sampah, Rumah Limasan Warga Gunungkidul Ludes Jadi Arang

David Kurniawan
Senin, 11 Desember 2023 - 15:07 WIB
Maya Herawati
Bakar Sampah, Rumah Limasan Warga Gunungkidul Ludes Jadi Arang Lurah Pucanganom, Surawan saat melihat bekas puing-puing rumah milik Sarnoto di Padukuhan Dengok yang terbakar, Senin (11/12/2023). - ist - Lurah Pucanganom, Surawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rumah limasan milik Sarnoto,70, di Padukuhan Dengok, Pucanganom, Rongkop, Gunungkidul, ludes terbakar hingga tersisa arang kayu,  Senin (11/12/2023) sekitar pukul 09.30 WIB. Untuk sementara korban bersama istrinya mengungsi tinggal di rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Lurah Pucanganom, Surawan mengatakan, peristiwa kebakaran bermula saat istri korban Kartini sedang membakar sampah di dekat area kandang kambing. Nahasnya, setelah itu ditinggal makan hingga adanya embusan angin kencang menyebabkan api merembet ke kandang dan rumah yang dimiliki.

Advertisement

“Bermula dari membakar sampah hingga akhirnya menyebabkan kebakaran yang lebih besar dan membuat seluruh isi rumah ludes terbakar,” kata Surawan kepada wartawan, Senin siang.

Selain membakar rumah, korban juga mengalami luka bakar di bagian bahu. Luka ini terjadi karena Mbah Sarnoto saat menyelamatkan kambing yang dipelihara dari kobaran api. “Hanya luka ringan dan sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Meski demikian, rumah yang dimiliki tidak bisa diselamatkan, upaya pemadaman tak membuahkan hasil yang maksimal. Dikarenakan seluruh rumah ikut terbakar, Mbah Sarnoto dan istrinya terpaksa mengungsi ke rumah adiknya. “Sementara tinggal di rumah adiknya. Untuk jaraknya tidak jauh dari lokasi rumah yang terbakar,” katanya.

BACA JUGA: Cegah Nuthuk Tarif Parkir, Dishub Sleman Minta Warga Bayar Pakai Uang Pas

Ia berharap peristiwa ini menjadi Pelajaran bersama sehingga kasus yang sama tidak Kembali terulang. Oleh karenanya, Surawan meminta kepada warga untuk lebih berhati-hati pada saat membakar sampah.

Untuk kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. “Kalau ada aktivitas pembakaran, jangan ditinggal begitu saja agar tidak menyebabkan kebakaran yang lebih besar. Saat pergi, api harus dipastikan benar-benar sudah padam,” ungkapnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadaman Kebakaran Gunungkidul, Handoko mengatakan untuk kebakaran di Kalurahan Pucanganom, Rongkop sudah dalam penanganan. Pihaknya sudah menerjunkan tim asesmen ke lokasi kejadian.

Meski tidak korban jiwa, ia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran. Handoko, tidak menampik di awal musim hujan jumlah kebakaran yang terjadi mulai menurun, tapi tetap harus diwaspadai potensi ini. “Harus ada antisipasi misalnya rutin memeriksa instalasi kelistrikan, pemakaian alat Listrik yang berstandar nasional Indonesia [SNI] serta memastikan alat yang berpotensi menyebabkan kebakaran benar-benar mati saat meninggalkan rumah,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bertolak ke Melbourne, Jokowi hadiri KTT Asean-Australia

News
| Senin, 04 Maret 2024, 11:47 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement