Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kondisi di SDN Ngentak Nampak sepi tidak ada aktvitas pada Selasa (12/12/2023) siang. Harian Jogja - David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—SDN Ngentak di Pandukuhan Ngentak, Candirejo, Semin, Gunungkidul akan ditutup mulai awal 2024 karena kekurangan siswa Tutupnya sekolah di wilayah perbatasan itu dikarenakan warga lebih memilih menyekolahkan anaknya ke wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dukuh Ngentak, Sandi Eko Haryanto mengatakan, alasan penutupan karena kekurangan murid dikarenakan satu sekolah hanya ada 15 murid.
Sekolah yang didirikan di 1991 ini sebenarnya untuk melayani belajar bagi anak-anak di beberapa padukuhan di Kalurahan Candirejo seperti Ngentak, Geneng, Candi hingga Dusun Karangjoho, Krajan, Sukoharjo, Jawa Tengah.
BACA JUGA: Jumlah Siswa Minim, SDN di Gunungkidul Terpaksa Ditutup
“Memang lokasinya berada di wilayah perbatasan,” kata Sandi kepada wartawan, Selasa (12/12/2022).
Meski demikian, ia tidak menampik saat ini banyak orang tua yang memilih menyekolahkan ke wilayah Sukoharjo seperti di MIM Muhammadiyah, Watukelir di Desa Jatingarang, Weru, Sukoharjo. Secara letak, sekolah yang dituju lokasinya lebih jauh ketimbang di SDN Ngentak sehingga ada proses antar jemput pada anak bersekolah.
“Memang banyak warga yang menyekolahkan ke wilayah Sukoharjo. Jadi, berdampak pada jumlah murid di SDN Ngentak hingga akhirnya mau ditutup,” katanya.
Menurut dia, pada saat sekolah di tempatnya ditutup, kemungkinan besar para siswa juga lebih memilih bersekolah ke SD di wilayah Sukoharjo seperti di Desa Krajan dan Jatingarang. Hal ini dikarenakan lokasi rujukan di SDN Candirejo 1 lokasinya lebih jauh dibandingkan sekolah di wilayah Jateng.
“Aksesnya lebih dekat dan mudah ke sekolah di wilayah Sukoharjo,” katanya.
Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan, rencana regrouping SDN Ngentak paling lambat dilaksanakan pada 2 Januari 2024. Rencananya siswa di sekolah ini akan digabungkan untuk bersekolah di SDN Candirejo 1.
“SK regrouping dari Bupati sudah turun,” katanya.
Meski demikian, Hary mengakui untuk sekolah rujukan para siswa diberikan keleluasaan dikarenakan tidak harus menuju ke sekolah yang ditunjuk. “Kami serahkan orang tua, termasuk mau bersekolah di wilayah Jawa Tengah dipersilahkan karena memang lokasinya berada di perbatasan,” kata Hary.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ariana Grande mengejutkan penggemar setelah memutuskan mengurangi aktivitas publik di tengah kesuksesan album Petal yang menempati posisi pertama Billboard 200.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam