Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat menerima kunjungan Asisten Menteri Luar Negeri Swiss untuk Asia dan Pasifik, Amb. Heinrich Schellenberg pada Jumat (15/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X menerima kunjungan Asisten Menteri Luar Negeri Swiss untuk Asia dan Pasifik, Amb. Heinrich Schellenberg, Jumat (15/12/2023). Dalam pertemuan ini, Pemda DIY menawarkan kepada Pemerintah Swiss untuk berinvestasi di DIY.
Ditemui seusai pertemuan yang digelar di Gedhong Wilis, kompleks Kepatihan, Sultan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Asisten Menteri Luar Negeri Swiss untuk Asia dan Pasifik di Yogyakarta.
Kedatangan Schellenberg kali ini didampingi oleh Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Amb. Olivier Zehnder.
“Terima kasih atas kehadirannya di Jogja. Siapa tahu nanti setelah berdialog dengan kami tadi, bisa ada tindak lanjut [kerja sama] yang memungkinkan. Memang saat ini belum kita rumuskan detail bagaimana nantinya, tapi tadi Duta Besar Swiss juga sudah menyampaikan akan kembali ke sini untuk bicara lebih jauh soal rencana investasi,” kata Sultan.
Asisten Menteri Luar Negeri Swiss untuk Asia dan Pasifik, Amb. Heinrich Schellenberg mengatakan, kedatangannya kali ini ke Indonesia, termasuk ke DIY bertujuan mendorong hubungan antara Swiss dengan Indonesia, termasuk Jogja. Untuk itu, kedatangannya ini juga karena ingin melihat kondisi DIY dan bertemu masyarakat Jogja.
“Kami datang untuk melihat tempat bersejarah ini. Kami juga mengunjungi situs-situs budaya dan bertemu dengan pemerintah Jogja untuk melihat kesempatan-kesempatan dalam rangka ingin lebih mengintensifkan hubungan yang telah terjalin,” ujar dia.
Schellenberg pun mengungkapkan, tidak hanya DIY, kedatangannya ke Indonesia kali ini juga mengunjungi Jakarta dan Bandung. Ia pun berharap ke depan hubungan kedua negara ini bisa semakin erat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal DIY Agus Priyono mengatakan, dalam pertemuan itu Duta Besar Swiss telah mengungkapkan setelah ini akan mendampingi para pengusaha asal Swiss untuk berkunjung ke DIY.
BACA JUGA: Menteri Investasi Setujui Tiktok Shop ke Tokopedia, Ini Alasannya
Para pengusaha ini juga menjadi calon investor yang menjanjikan untuk mengembangkan DIY. “Tadi yang sempat disinggung adalah investasi untuk mengatasi persoalan air. Tapi tentunya ke depan tidak hanya air, bisa berkembang untuk kerja sama yang lain. Salah satu yang kami tawarkan untuk investasi ialah pengembangan kawasan aerotropolis di Kulonprogo,” ungkapnya.
Agus menambahkan, pengembangan kawasan aerotropolis di DIY memang masih menjadi isu seksi bagi para investor. Namun dalam tahapannya, dibutuhkan kapabilitas untuk menyusun perencanaannya yang sangat detail. “Untuk itu, kami juga menawarkan pada Swiss untuk bisa bekerja sama membantu lebih mendetailkan lagi rencana pengembangan aerotropolis ini,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.