Kopi Keliling dan Darling Merapi Siap Jangkau Titik Keramaian dan Wisata di Sleman
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
Ilustrasi pengelolaan sampah melalui bank sampah/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul akan membentuk sepuluh bank sampah di tahun 2024. Pembentukan bank sampah tersebut merupakan upaya mengelola sampah tingkat padukuhan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Gunungkidul, Eko Suharso mengatakan pembentukan bank sampah akan terus dilakukan setiap tahun melalui kader lingkungan. Sampai saat ini, Gunungkidul telah memiliki sekitar 210 bank sampah.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Kini Punya Bank Sampah Induk, Ini Fungsi dan Lokasinya
“Dari sisi pendanaan, tahun depan kami hanya mampu membentuk sepuluh bank sampah,” kata Eko dihubungi, Selasa (26/12/2023).
Eko menambahkan anggaran tersebut hanya digunakan untuk memfasilitasi rapat atau koordinasi pembentukan bank sampah. Bukan untuk pembelian sarana dan prasarana.
“Ketika ada pertemuan, kader lingkungan nanti memberi sosialisasi atau tawaran pembentukan bank sampah,” katanya.
Menurut dia, bank sampah dapat mengelola 30% sampah anorganik yang dihasilkan satu keluarga. Sedangkan 70% sisanya merupakan sampah organik yang bercampur. Sampah itu dapat dikelola di TPS3R.
“Gunungkidul baru dapat sekitar 17 TPS3R, scoupe-nya kan kalurahan. Tahun depan kami juga akan mengusulkan pembangunan TPS3R, hanya satu saja yang disetujui,” ucapnya.
BACA JUGA : Selesaikan Masalah Sampah dengan Bank
Kepala UPT Kebersihan dan Pertamanan Gunungkidul, Heri Kuswantoro mengatakan sampah di tahun baru akan meningkat apabila melihat tonase sampah tahun lalu.
“Sampah bulan Desember tahun 2022 mencapai 1.530,59 ton. Lalu Januari 2023 ada 1.614,89 ton,” kata Heri.
Jika melihat total tonase sampah dalam satu tahun 2022 maka Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari dapat menerima sampah kumulatif sebanyak 16.530,59 ton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kopi Keliling dan Darling Merapi diluncurkan di Sleman untuk memperluas pemasaran Kopi Nirmalagiri dengan dukungan Rp599,7 juta.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.