KPK Tunda Pemeriksaan Muhadjir Effendy Terkait Kasus Kuota Haji
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Ilustrasi suasana Tugu Jogja yang dipadati warga saat perayaan pergantian tahun/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah kabupaten/kota di DIY berawan saat malam Tahun Baru, Minggu (31/12/2023).
"Untuk nanti malam pas pergantian tahun DIY diperkirakan berawan," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Warjono, Minggu.
Kelima kabupaten/kota di DIY, termasuk kawasan Tugu, Malioboro, dan Keraton Yogyakarta, tercatat memiliki kelembaban udara 65% sampai 95% dengan suhu udara 24-32 derajat Celsius dan diprediksi berawan pada Minggu malam serta cerah berawan pada Senin (1/1/2023) dini hari.
Sementara itu, lanjutnya, tinggi gelombang di sepanjang pesisir selatan DIY saat ini berkisar antara 1,25 - 2,5 meter atau kategori sedang.
Menurut Warjono, mengacu hasil analisis dinamika atmosfer, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari di Kota Jogja, termasuk kawasan Tugu, Malioboro, dan Kraton Jogja.
Potensi hujan sedang-lebat juga diprediksi terjadi pada siang hingga sore di Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo bagian Utara. "Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu kejadian bencana hidrometeorologi," ujarnya.
Potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan masih terjadi pada 1 dan 2 Januari 2024 di Kota Jogja, Sleman, Bantul bagian utara, Kulonprogo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara pada siang hingga sore hari.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sebagian Besar Wilayah DIY Potensi Hujan
Warjono menyebutkan potensi hujan sedang-lebat disertai petir tersebut dipengaruhi adanya sirkulasi siklonik di Kalimantan sehingga menyebabkan daerah belokan angin (shearline) di Laut Jawa yang menyebabkan perlambatan kecepatan angin.
Secara umum pola angin baratan mulai aktif, tetapi sebagai dampak pola siklonik tersebut pola angin yang mendominasi di wilayah Jawa pada umumnya dan DIY pada khususnya masih bertiup dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan berkisar 20-35 km per jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.
Siapa sangka kotoran ayam yang selama ini sering dianggap limbah meresahkan ternyata bisa jadi aset berharga
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.