Advertisement
Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai, Kapolri: Beda Pilihan Harus Tetap Damai
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai wartawan di Gunungkidul, Sabtu (6/1). (ANTARA - Sutarmi)
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Gunungkidul, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Pemilihan Umum 2024 yang damai.
Listyo mengatakan indeks kerawanan pemilu yang dikeluarkan oleh Bawaslu menjadi acuan Polri untuk selalu mendeklarasikan pemilu damai pada setiap kesempatan dan setiap saat di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan.
Advertisement
BACA JUGA: Diprotes Kubu Gibran, KPU Akhirnya Tambah Stasiun TV Penyelenggara Debat Capres
Deklarasi pemilu damai dilaksanakan oleh penyelenggara, masyarakat, tokoh masyarakat dan partai politik. "Ini kami lalukan di beberapa wilayah secara serentak," kata Listyo, Sabtu (6/1/2024).
Dia mengatakan tujuan deklarasi ini, yakni walaupun ada perbedaan partai dan pemilihan kondisi tetap damai. Dalam beberapa hari terakhir di media televisi dan media sosial kondisi mulai memanas.
"Harapan kami di level masyarakat tidak berpengaruh. Kami yakin masyarakat sudah dewasa dalam menentukan pilihannya di bilik suara," katanya.
BACA JUGA: Jadi TPS Khusus, DPTb di UMY Baru 115 Mahasiswa
Dia mengatakan beda pendapat merupakan hal yang wajar. Hal ini dikarenakan bagian dari demokrasi. "Kalau bisa menjaga kedamaian, harapan kami demokrasi berjalan dengan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Washington Post PHK Sepertiga Karyawan, Krisis Media di AS Kian Dalam
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Ekspor Bantul 2026 Ditargetkan USD 120 Juta, Global Jadi Tantangan
- DLH Bantul Bangun 4 RTH pada 2026, Jogging Paseban Anggaran Terbesar
- Kue Keranjang Kampung Tukangan Jogja Bertahan Sejak Pra-Kemerdekaan
- Tiga Jembatan di Sleman Dibongkar 2026, DPUPKP Diganti Bangunan Baru
- Fina Mahardhika Luncurkan Buku Reflektif, Siap Diolah Jadi Pertunjukan
Advertisement
Advertisement



