Wereng di Sleman Mulai Surut, Petani Diminta Tak Lengah
Populasi wereng batang cokelat di Sleman turun sekitar 52 persen setelah pengendalian terpadu. Petani tetap diminta rutin mengawasi sawah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, Dusun Bunder, Kalurahan Bunder, Patuk, Gunungkidul, Kamis (11/1/2024) sekitar pukul 11.45 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam laka tersebut.
Kanitlantas Polsek Patuk, Iptu Paryadi mengatakan kejadian tersebut berawal ketika mobil Toyota Calya bernomor polisi AB 1561 TY melaju dari arah barat atau Jogja menuju timur atau Wonosari dengan kecepatan sedang.
“Mendekati tempat kejadian perkara [TKP] atau pada jalan berbelok ke kanan, di sana ada marka jalan kuning yang tidak terputus. Mobil Toyota Calya berusaha menghindari pemotor yang melaju dari arah berlawanan. Pengemudi Calya lantas membanting setir ke kiri dan terperosok ke dalam perkebunan warga sedalam dua meter,” kata Paryadi dihubungi, Kamis.
BACA JUGA: Hindari Lubang di Jalan Parangtritis, Pengendara Motor Alami Patah Jari Tangan
Paryadi menambahkan, pengemudi dan penumpang Toyota Calya berinisial AH, warga Blora, dan Za, warga Sragen, hanya mengalami luka ringan seperti memar di dada dan lecet. Sementara kendaraan mereka mengalami penyok pada bodi depan dan bemper depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Populasi wereng batang cokelat di Sleman turun sekitar 52 persen setelah pengendalian terpadu. Petani tetap diminta rutin mengawasi sawah.
Banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyebabkan 450 warga mengungsi dan 60 orang sempat terjebak. Air kini mulai surut.
Kimi Antonelli merebut pole position GP Belgia 2026 dan menjadi pembalap termuda yang meraih pole di empat sirkuit ikonik Formula 1.
Pengamat keamanan siber mengingatkan siswa dan orang tua untuk membatasi informasi pribadi dalam unggahan MPLS guna mencegah penyalahgunaan data.
DPRD DIY mendorong sinkronisasi pembangunan infrastruktur lintas daerah untuk mempercepat penanganan jalan rusak, sampah, dan proyek strategis di DIY.
Program Listrik Desa 2026 menargetkan 2.792 lokasi dengan anggaran Rp10,3 triliun. Validasi data menjadi kunci pemerataan akses listrik nasional.