Sebelum Meninggal, Den Baguse Ngarsa Sempat Ngangkring Bersama Kakak
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Foto ilustrasi layanan anak balita. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul terus menggencarkan fasilitas ramah anak di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2024.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul, Ninik Istitarini mengatakan butuh kerja sama berbagai pihak di Pemkab Bantul untuk menghadirkan fasilitas fisik dan pelayanan ramah anak untuk mendukung penilaian Kabupaten Bantul sebagai kabupaten layak anak tahun 2024.
BACA JUGA : Hotel Dafam Fortuna Seturan, Hotel Ramah Anak di Jogja
Saat ini fasilitas ramah anak telah ada di hampir setiap kalurahan, kapanewon, hingga OPD Pemkab Bantul. Pemberian fasilitas ramah anak tersebut menurut Ninik sebagai upaya menghadirkan pelayanan ramah anak. Dia menyampaikan beberapa fasilitas ramah anak yang ada di Pemkab Bantul antara lain ruang bermain ramah anak, ruang laktasi dan ruang menstruasi.
“Di bank, di kantor [ruang publik] tidak menutup kemungkinan ada tamu yang membawa anak, itu [fasilitas ramah anak] diperlukan disana,” katanya saat ditemui di ruangannya, Rabu (17/1/2024).
Pemkab bekerja sama dengan beberapa CSR untuk menghadirkan ruang bermain ramah anak. Saat ini menurut Ninik, ruang bermain ramah anak telah ada di depan Pemkab Bantul, dan Masjid Agung. Selain itu menurut Ninik, beberapa pelayanan di puskesmas juga telah dirancang ramah anak. Ada pula beberapa Sekolah Ramah Anak (SRA) di Bantul.
“Kita melakukan standarisasi puskesmas ramah anak, dan ruang bermain ramah anak. Artinya kita ajukan [fasilitas ramah anak] yang ada, sesuai standar atau tidak, dan bagaimana kebermanfaatannya,” katanya.
Hingga saat ini menurut Ninik belum seluruh pihak di Pemkab Bantul menyediakan fasilitas ramah anak, meski begitu pihaknya mendorong agar fasilitas tersebut tersedia. Penyediaan fasilitas tersebut menurutnya akan untuk mendukung penilaian KLA tahun ini.
BACA JUGA : Hebat! Dipimpin Polwan Polsek Pleret Diganjar Penghargaan sebagai Polsek Ramah Anak
Dia pun berharap semakin banyak OPD di Pemkab Bantul yang memiliki inovasi pelayanan ramah anak untuk mendukung KLA. “Semua bidang harus mendukung [kabupaten layak anak],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.