Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Ilustrasi car free day./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan Sleman memastikan akan Kembali menggelar car free day (CFD) di tahun 2024 ini. Rencananya dalam setahun akan berlangsung sebanyak 20 kali bertempat di lapangan pemkab.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Sleman, Marjanto mengatakan, penyelenggaraan CFD di 2023 berjalan dengan sukses. Meski hanya berlangsung di November, namun antusias warga sangat tinggi sehingga program Kembali dilanjutkan di 2024.
BACA JUGA : Asyik! Dapat Gelontoran Dana Ratusan Juta Rupiah, CFD di Sleman Bakal Digelar Lagi
Ia mengungkapkan, untuk tahun ini sudah menyiapkan CFD sebanyak 20 kali. Rencannya dimulai di awal Februari hingga akhir tahun “Jadi nantinya dalam sebulan ada yang diselenggarakan sebanyak dua kali,” kata Marjanto kepada wartawan, Rabu (17/1/2024).
Program CFD dilaksanakan dengan menutup akses kendaraan bermotor di area lapangan Pemkab Sleman, pada Minggu yang telah ditentukan. Kendaraan bermotor dilarang masuk mulai pukul 06.00-10.00 WIB.
“Kegiatan CFD di tahun lalu banyak yang memberikan apresiasi sehingga Kembali dilanjutkan di 2024,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana mengatakan, selain antusiasme warga yang tinggi, pertimbangan dilaksanakan CFD karena bisa mendongkrak ekonomi. Pasalnya, saat kegiatan berlangsung banyak UMKM yang berjualan sehingga beredampak ke sektor ekonomi.
“Saat CFD warga bisa beraktivitas untuk berolahraga. Sedangkan di sektor UMKM bisa memasarkan produk yang dimiliki di tempat ini,” katanya.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat mewujudkan kabupaten yang sehat. Selain itu, CFD juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi warga Sleman dalam melakukan kegiatan berolahraga tanpa ada gangguan arus lalu lintas dari kendaraan bermotor.
BACA JUGA : Anggaran Terbatas, Car Free Day di Sleman Digelar Sampai Awal Desember
“Tentunya dalam pelaksanaan juga dibarengi adanya rekayasa arus lalu lintas di sekitaran tempat CFD berlangsung,” katanya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan, pelaksanaan CFD untuk memberikan wadah bagi Masyarakat mengisi waktu di akhir pekan, khususnya saat pagi hari dengan berolahraga. Di sisi lain, juga memiliki potensi pemberdayaan ekonomi di Masyarakat.
Hal ini dikarenakan dengan banyaknya orang yang datang ke acara CFD bisa dimanfaatkan untuk berdagang, khususnya pelaku UMKM di Sleman. “Kegiatannya terbuka untuk umum sehingga warga bisa datang ke lokasi bersama-sama keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.