Malioboro Dipadati 305 Ribu Wisatawan Saat Libur Sekolah
Libur sekolah membuat kunjungan Malioboro menembus 305 ribu orang dalam 10 hari. Lonjakan wisatawan turut meningkatkan volume sampah harian.
Foto ilustrasi petugas mengecek angkutan umum. /Dok. Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menilai beberapa rute angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) Bantul dan angkutan pedesaan (Angkudes) mulai sepi penumpang. Oleh karena itu, rute AKDP dan Angkudes akan disesuaikan.
Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Transportasi, Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Wahyu Tri Wicaksono mengatakan jumlah penumpang AKDP dan angkudes terbilang minim. “Rata-rata [AKDP dan angkudes] pada saat berangkat dari terminal sudah tidak lebih dari 10 penumpang,” katanya Senin (29/1/2024).
BACA JUGA : Bantul Akan Bangun Simpul Transportasi di Imogiri, Semua Kendaraan Bisa Masuk
Oleh karena itu jalur AKDP yang dianggap tidak efektif akan ditiadakan. Selain itu, jumlah armada AKDP juga akan dikurangi. Sebelumnya tahun 2019 ada 56 armada AKDP yang beroperasi, kemudian tahun 2024 akan dipangkas menjadi 31 armada. Menurut Wahyu pengurangan jumlah armada tersebut sejalan dengan efektifitas rute AKDP di DIY.
“Namun tidak semuanya [AKDP] keluar setiap hari. Dikarenakan sepinya penumpang,” katanya.
Dia menyampaikan saat ini AKDP beroperasi dengan rute Terminal Giwangan-Parangtritis, Terminal Giwangan-Imogiri, Terminal Giwangan-Srandakan, dan Terminal Giwangan-Samas. Saat ini menurut Wahyu rute AKDP yang akan beroperasi tahun 2024 masih dalam pemetaan. Meski begitu, menurut Wahyu rute dari Terminal Giwangan-Samas masih perlu dipertahankan.
“Diharapkan [rute AKDP] bisa menyambungkan angkutan Trans Jogja yang menghubungkan dari Malioboro-Palbapang,” ujarnya.
Adapun angkudes dalam Kabupaten Bantul akan ditinjau ulang pada awal tahun 2024. “Untuk angkutan pedesaan di Bantul [pada] Februari [2024] yang akan datang baru akan kita lakukan pengkajian kita baru akan menyusun jaringan trayek angkutan pedesaan, ini bisa melengkapi angkutan pedesaan,” katanya.
BACA JUGA : Trans Jogja Buka Tiga Jalur Baru
Menurut Wahyu, meskipun jumlah penumpang AKDP dan angkudes terbilang sedikit, namun menurut dia pengoperasian beberapa AKPD dan Angkudes tersebut dilakukan karena masih ada beberapa penumpang yang menggunakan moda transportasi tersebut. Selain itu menurut Wahyu, pengoperasiannya juga mendukung integrasi transportasi antar wilayah di dalam Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur sekolah membuat kunjungan Malioboro menembus 305 ribu orang dalam 10 hari. Lonjakan wisatawan turut meningkatkan volume sampah harian.
Satpol PP Kota Jogja menertibkan 91 coffee street sepanjang 2026. Dua pelaku usaha disidang tipiring karena melanggar aturan.
Sejumlah parpol di Sukoharjo menyampaikan keprihatinan atas kasus Etik Suryani. Mereka berharap perkara ini menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama.
Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal di belakang rumahnya di Srandakan, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baku tembak terjadi di Festival Salsa on St. Clair, Toronto, Kanada. Dua orang tewas dan enam lainnya terluka dalam insiden tersebut.
DIY mencatat 25 kasus kusta hingga triwulan II 2026. Pemda memperkuat skrining, deteksi dini, dan edukasi untuk mempercepat eliminasi kusta.