Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
DPRD Kota Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Rekapitulasi suara pemilihan anggota DPRD Kota Jogja masih terus berlangsung di tingkat kecamatan. Dari hasil perolehan sementara, PAN terancam kehilangan dua kursi sekaligus posisi pimpinan.
Berdasarkan data perolehan suara sementara di laman resmi KPU, perebutan kursi DPRD Kota Jogja masih dipimpin oleh PDIP dengan 20.708 suara, disusul Gerindra dengan selisih cukup jauh yakni 11.109 suara dan PKS dengan 9.595 suara. Posisi berikutnya diisi Golkar dengan 7.007 suara dan PAN dengan 5.574 suara.
Dengan berada di posisi kelima ini, PAN berpotensi kehilangan posisi pimpinan DPRD Kota Jogja. “PAN kehilangan pimpinan dewan [wakil] yang mana selalu didapat oleh PAN Kota Jogja selama ini,” ujar Sekretaris DPD PAN Kota Jogja, RIfki Listiyanto, Kamis (22/2/2024).
Seperti diketahui, untuk mendapatkan posisi pimpinan, parpol harus masuk dalam tiga besar perolehan suara, dengan rincian pemenang pemilu mendapat posisi ketua, pemenang kedua mendapat posisi wakil ketua I dan pemenang ketiga mendapat posisi wakil ketua II.
Selain kehilangan posisi pimpinan, PAN juga berpotensi kehilangan dua kursi. Dalam pemilu 2019, PAN mendapat enam kursi di DPRD Kota Jogja. “Dilihat dari rekapitulasi sementara yang berjalan, PAN Kota Jogja kelihatan akan kehilangan dua kursi dibanding periode sebelumnya,” katanya.
Potensi ini artinya PAN hanya mendapatkan suara dari empat dapil dan dapil 2 lepas tidak ada keterwakilan PAN. Keempat kursi ini akan diisi oleh tiga incumbent dan satu pendatang baru. “Pendatang baru dari dapil 1, Mohammad Sofyan,” ungkapnya.
Sementara itu, PKS masih optimistis menargetkan posisi pimpinan. Dari perolehan sementara, hal ini berpotensi terwujud mengingat PAN menduduki posisi ketiga di bawah PDIP dan Gerindra.
Ketua DPD PKS Kota Jogja, Nasrul Khoiri, mengatakan pada pemilu kali ini menargetkan salah satu dari kursi pimpinan DPRD Kota Jogja. “Targetnya di pemilu 2024 ini berharap mendapatkan salah satu kursi wakil pimpinan. Korelasinya bisa jadi dua hal, yakni menambah kursi atau nambah suara. Karena 2019 kemaren lima kursi dengan 25.125 suara, tahun ini diharapkan naik,” paparnya.
Terkait dengan caleg yang berpotensi lolos, ia mengaku di internal PKS sudah dipetakan. Namun ia masih menunggu rekapitulasi berjenjang dari KPU untuk mempublikasikannya. “Kami hormati, biarkan proses berjalan, kami tunggu haasil rekap KPU siapa yang menduduki,” kata dia.
Ia juga belum menyebutkan bagaimana potensi komposisi caleg yang lolos nantinya. “Kami menunggu hasil saja, incumbent dan pendatang baru tidak kami bedakan, karena mereka sama-sama dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.