DPRD Sleman Desak Pemkab Pastikan 4.278 ATS Kembali ke Bangku Sekolah
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Sebanyak 274 atlet dan 54 pelatih di Gunungkidul akan mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2024. Popda akan digelar mulai tanggal 4-8 Maret 2024 di DIY. Dalam perhelatan tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menargetkan perolehan 25 emas. - ist/Dispora Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gunungkidul menargetkan perolehan 25 emas dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tahun 2024. Target tersebut sama seperti tahun lalu.
Kepala Dispora Gunungkidul, Supriyanto mengatakan Gunungkidul hanya mengikuti 27 cabang olahraga dari 29 cabang olahraga (cabor) dan 1 eksebisi yang dipertandingkan. Dia mengaku ada dua cabor tidak diikuti karena tidak memiliki atlet yang siap pada tingkat pelajar. “Cabor balap sepeda dan wushu tidak kita ikuti karena belum mempunyai atlet ditingkat pelajar. Jumlah atlet tahun ini berkurang jika kita bandingkan dengan tahun kemarin,” kata Supriyanto dalam keterangan tertulis, Rabu (28/2/2024).
Dengan begitu, pada perhelatan Popda 2024, Gunungkidul menerjunkan 274 atlet dan 54 pelatih. Jumlah tersebut terpaut jauh dari perhelatan Popda 2023 di mana Gunungkidul menerjunkan kontingen mencapai dari 400 peserta yang meliputi atlet dan pelatih.
BACA JUGA: Kolaborasi UMKM dan Pariwisata Dorong Perekonomian Sleman
Popda akan digelar mulai 4-8 Maret 2024 di DIY. Namun rangkaian kejuraan akan dimulai tanggal 1 Maret 2024 dengan cabor Karate dan Panjat Tebing.
Sedangkan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta seluruh official memberikan yang terbaik kepada atlet yang didampingi. Dia meminta para atlet menjaga pola makan, pola istirahat, dan pola latihan yang baik untuk dapat menjadi atlet yang berkualitas.
Sunaryanta menambahkan agar pelatih dan official untuk menjaga sportifitas selama pelaksaan Popda 2024. Kehormatan menjadi hal yang harus ditanamkan dalam hati.
“Jadikan Popda ini momentum yang baik untuk mengembangkan karir personal, dan berprestasi. Saya yakin jika persiapan matang, latihan yang baik maka akan dapat menggapai prestasi yang diinginkan,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.