Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, BPS Jogja Data Usaha Digital
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pejalan kaki yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia di lokasi kejadian setelah ditabrak motor dua kali di Jalan Jogja-wates, Dusun Kalakan, Argorejo, Sedayu, Bantul.
Jenazah korban berjenis kelamin laki-laki tersebut saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda motor merek Honda Vario dengan Nomor Polisi AB 2528 TL, sepeda motor Honda Revo dengan AB 2489 QS, dan pejalan kaki.
"[Kecelakaan terjadi] Pada Minggu, (3/3/2024) sekitar pukul 01.00 WIN di Jalan Wates depan Astra Dusun Kalakan, Argorejo, Sedayu," katanya Senin (4/3/2024).
Jeffry menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi saat sepeda motor merek Honda Vario dengan AB 2528 TL yang dikendarai oleh RS, 35, warga Nanggulan, Kulonprogo melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), RS menabrak pejalan kaki yang berjalan di depanya.
BACA JUGA: Catat! 4-17 Maret, Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2024
Kemudian pejalan kaki tersebut terpental ke arah kanan, selang beberapa saat dari arah timur ke barat melaju juga seorang berinisial FUN, 23, warga Kutoarjo, Purworejo mengendari sepeda motor merek Honda Revo AB 2489 QS.
Menurut Jeffry, FUN kurang konsentrasi dalam berkendara, sehingga kendaraannya menabrak pejalan kaki yang sudah tergeletak di jalan dan terjadilah kecelakaan lalu lintas.
Akibat kecelakaan tersebut RS mengalami luka lecet-lecet pada tangan dan kaki, sementara FUN mengalami lecet pada tangan dan kaki.
Kemudian pejalan kaki Mr. X yang identitasnya masih dalam lidik mengalami luka patah kaki kanan dan kiri di bawa meninggal dunia di TKP, yang lantas dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.