Kekeringan Gunungkidul Meluas, 16 Kapanewon Sudah Terima Air Bersih
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Polisi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Polresta Sleman menerjunkan 258 personel untuk melakukan patroli selama Bulan Puasa. Diharapkan adanya kegiatan ini maka situasi keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bisa tetap terjaga.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Lindawati Wulandari mengatakan, jajaran polresta bersama dengan polsek membentuk 43 tim untuk melakukan patroli selama Bulan Ramadhan. Total personel yang diterjunkan mencapai 258 petugas dilibatkan dalam kegiatan ini.
Menurut dia, selama Puasa ada beberapa kerawanan mulai dari usai pelaksanaan Salat Tarawih hingga jelang makan sahur. Upaya pencegahan untuk menjaga kambtibamas dengan membentuk tim patroli wilayah hukum Sleman.
“Ada 43 tim yang dibentuk dan tim ini setiap malamnya melakukan patroli kambtibmas,” kata Linda kepada wartawan, Selasa (12/3/2024).
Dia menjelaskan, pola patroli yang dijalankan dengan preventive strike. Metode ini dilakukan dengan serangkaian kegiatan mulai dari razia selektif terhadap kendaraan atau rombongan premotor yang dicurigai untuk diperiksa.
Selain itu, juga dengan cara mendatangi tempat-tempat nongkrong anak-anak atau remaja hingga dini hari. Kegiatan ini disinyalir dapat menimbulkan kerawanan kamtibmas sehingga perlu dilaksankan upaya pencegahan.
“Akan ada penindakan atas tindak lanjut dengan penangkapan apabila diketeukan barang terlarang, berbahaya seperti narkoba maupun senjata tajam,” katanya.
Linda berharap dengan upaya pencegahan ini, maka pelaksanaan Bulan Ramadhan di Kabupaten Sleman berjalan dengan aman, lancar dan tanpa adanya gangguan kamtibmas. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengurangi risiko tindak pidana kejahatan.
“Mari kita ciptakan situasi Bulan Ramadhan yang aman dan nyaman penuh berkah,” katanya.
Kepala Satpol PP Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, ada pembatasan jam operasional tempat hiburan di Sleman. Kebijakan mengacu pada Perbup No.12/2023 tentang Pelaksanaan Usaha Hiburan, Spa, Gamenet, Rumah Makan, Restoran, Hotel dan Pusat Perbelanjaan pada Bulan Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri.
“Aturan tutup hanya tiga hari di awal Ramadhan dan saat Lebaran. Selain itu, boleh buka meski dengan jam operasional yang dibatasi,” kata Shavitri.
Menurut dia, peraturan ini sudah diinformasikan kepada pemilik usaha di Sleman. Untuk memastikan efektivitas dari kebijakan pembatasan operasional selama Puasa, akan ada upaya monitoring secara berkala. “Masyarakat juga dapat berperan dengan melaporkan apabila ada yang melanggar dari aturan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20