Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Gunungkidul Melonjak
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kabupaten Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman mencatat ada tiga pejabat eselon II yang pensiun di tahun ini. Karena bersamaan dengan pelaksanaan pilkada, maka pengisian akan dikoordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri.
Kepala BKPP Sleman, Budi Pramono mengatakan tahun ini ada sekitar 500 hingga 600 pegawai di lingkup Pemkab Sleman yang memasuki masa pensiun. Pegawai ini berasal dari berbagai tingkatan, malahan ada juga yang menjabat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau setingkat eselon II.
Pejabat setingkat kepala dinas yang pensiun meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Haris Sutarta; Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat, Hery Sutopo; dan Inspektur Inspektorat Sleman, Hery Dwikuryanto. Sesuai dengan peraturan, maka untuk pengisian jabatan yang kosong akan dilakukan dengan proses seleksi terbuka.
Meski demikian, Pramono mengakui untuk seleksi terbuka di tahun ini agak sedikit berbeda. Pasalnya, pelaksanaan bersamaan dengan tahapan pilkada, maka prosesnya harus melalui konsultasi dengan Kemendagari. “Nanti kalau sudah kosong dan secara prosedur akan minta rekomendasi ke Kemendagri untuk melakukan pengisian pejabat struktural yang kosong,” katanya, Rabu (20/3/2024).
BACA JUGA: Duel Rebutan Tempat Angon Bebek Satu Meninggal Dunia, Ini Pengakuan Pelaku
Disinggung untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan pegawai yang pensiun selain eselon II, ia mengakui proses pengisian dapat dilakukan melalui promosi dan mutasi. Selain itu, ia mengakui tahun ini mendapatkan 736 formasi pegawai ASN baru di lingkup Pemkab.
Kuota ini terdiri dari CPNS sebanyak 147 formasi dan sisanya 589 formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Sudah ada kepastian untuk penambahan pegawai baru di pemkab. Tapi, pelaksanaan rekrutmen masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat,” katanya.
Kepala BKAD Sleman, Haris Sutarta membenarkan dirinya menjadi salah sati pegawai eselon II di lingkup Pemkab Sleman yang pensiun di tahun ini. Rencananya tugas sebagai PNS berakhir pada 31 Agustus 2024 mendatang. “Saya pensiun mulai 1 September. Meski akan pensiun, tetap komitmen ketugasan yang saya miliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.