Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau stand UMKM dalam kegiatan Pasar Lebaran 2024 di kawasan Lapangan Pemkab Sleman. Kamis (21/3/2024). Foto humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Kustini Sri Purnomo mengajak Masyarakat untuk memborong atau membeli produk UMKM di Kabupaten Sleman untuk keperluan Lebaran. Langkah ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pengembangan sektor usaha kecil dan mikro di Bumi Sembada.
“Saya senantiasa mengajak untuk borong bareng dan jadikan produk-produk UMKM Sleman sebagai prioritas utama guna memenuhi kebutuhan Lebaran maupun keperluan sehari-hari,” kata Kustini dalam keterangannya, Jumat (22/3/2024).
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Tuban Jawa Timur Siang Ini
Menurut dia, dengan membeli produk lokal maka ikut berpartisipasi dalam mengembangkan UMKM di Sleman. Kustini berjanji untuk terus memberikan pendampingan serta upaya promosi berkala, salah satunya melalui program Pasar Lebaran Sleman 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM.
“Pasar Lebaran menjadi salah satu sarana promosi dan harapannya dapat semaksimal mungkin dimanfaatkan untuk mengenalkan produk yang dimiliki serte memperluas jaringan pemasaran. Semakin dikenal, maka potensi laku di pasaran juga semakin tinggi,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Tina Hastani mengatakan, Pasar Lebaran Sleman merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Untuk 2024, penyelenggaraan berlangsung hingga 21-24 Maret.
“Tahun ini mengambil tema Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan,” kata Tina.
Dia menjelaskan, Pasar Lebaran ini diikuti sebanyak 111 peserta, terdiri dari pelaku UMKM sebanyak 103 peserta dan delapan Gerakan koperasi di Sleman. Untuk jenis UMKM yang mengikuti meliputi 72 pelaku usaha kuliner, 24 fashion, 12 kerajinan tangan dan produk tanaman hias sebanyak lima peserta.
“Untuk menyemarakan acara juga ada kegiatan lomba, workshop hingga penukaran pecahan uang baru. Ada juga pasar murah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur, beras dan lainnya,” katanya.
Ia berharap gelaran ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Selama penyelenggaraan ditargetkan ada transaksi sekitar Rp210 juta.
“Naik dibandingkan dengan nilai transkasi penyelenggaraan di tahun lalu sebesar Rp193 juta. Selain menyemarakan Ramadan, kegiatan ini juga untuk mempromosikan UMKM di Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.