Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Identitas Kependudukan Digital (IKD) - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, Jogja—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jogja terus melakukan percepatan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).
Kepala Dinas Dukcapil Kota Jogja Septi Sri Rejeki menuturkan sejauh ini berbagai cara telah dilakukan untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD di wilayah Kota Jogja. Misalnya, dengan melakukan upaya jemput bola ke wilayah. ASN di lingkup Pemkot Jogja juga telah didorong untuk melakukan mengaktivasi IKD. Lalu, pelayanan juga dapat dilakukan di Mal Pelayanan Publik dan Kantor Dinas Dukcapil Kota Jogja.
Untuk semakin memudahkan masyarakat mengakses informasi dan melakukan aktivasi IKD, pihaknya memberikan layanan berupa zoom meeting bagi masyarakat. Diawali dengan surat permohonan yang ditujukan kepada Kantor Dinas Dukcapil Kota Jogja. Selanjutnya, akan diberi jadwal terkait dengan waktu pelaksanaan zoom meeting.
"Ini dalam rangka program digitalisasi dari pemerintah pusat," kata Septi saat dihubungi, Kamis (28/3).
BACA JUGA: Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Jogja Mendekati 11 Persen
Septi mengatakan, hingga akhir 2023 capaian aktivasi IKD telah mencapai 11 persen dari total 317 ribu penduduk Kota Jogja. Angka ini terbilang masih jauh dari target nasional yakni 30 persen. Septi menegaskan aktivasi IKD ini wajib bagi seluruh warga Indonesia. Tak hanya untuk mengejar capaian angka aktivasinya saja, tapi agar masyarakat juga bisa mendapatkan manfaatnya. Apalagi, beberapa fasilitas layanan publik saat ini mewajibkan penggunaan IKD.
"Beberapa layanan transportasi publik, kemudian perbankan saat ini sudah ada yang mewajibkan IKD. Di mana secara bertahap layanan publik baik itu nasional maupun daerah juga akan mengarah ke sana," imbuhnya.
Melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah per 20 Maret 2024 tentang Percepatan Penerapan Aktivasi IKD, Dinas Dukcapil turut serta mengajak mantri pamong praja dan lurah di masing-masing wilayah untuk ikut berperan. Mereka diharapkan bisa berkoordinasi dengan pemangku wilayah kampung, RW, ataupun RT.
"Agar bersurat ke Dinas Dukcapil untuk kami lakukan jemput bola,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.