Leandro Paredes Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Argentina
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
Petugas Dishub Bantul saat melakukan ramp check jip wisata di kawasan Pantai Parangtritis, Rabu (3/4/2024)./Istimewa-Dishub Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menggelar ramp check terhadap puluhan jip wisata di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jip wisata tersebut aman dan memenuhi standar keselamatan bagi wisatawan saat libur Lebaran 2024.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi mengatakan ramp check telah digelar beberapa kali baik di objek wisata di Dlingo serta di kawasan pantai selatan Bantul. “Untuk hari ini [Rabu], kami gelar di sekitaran Pantai Parangtritis. Ada 120-an sudah yang kami cek. Hasilnya memang banyak yang belum memenuhi standar keamanan, seperti tidak memakai helm, dan tidak dilengkapi dengan sabuk pengaman,” kata Singgih, Rabu (3/4/2024).
Meski belum memenuhi standar keamanan, Singgih mengaku tidak sampai melarang jip wisata tersebut untuk beroperasi. Pihaknya hanya memberikan saran agar pengelola jip wisata segera melengkapi kekurangan yang ada. “Kami minta mereka melengkapi syarat keselamatan. Begitu juga untuk jip wisata di Dlingo dan Mangunan. Kami sarankan mereka untuk melengkapi sarana keselamatan,” ucap Singgih.
Sementara salah satu pengelola jip wisata di kawasan Pantai Parangtritis, Danang Dwi Ratmoko mengakui jika di komunitasnya di Grogol X, untuk teknis keselamatan seperti rem, sudah lolos ramp check. Hanya saja, diakuinya masih ada anggota di komunitasnya yang belum menerapkan standar keselamatan seperti menggunakan helm.
“Ini memang sudah diingatkan dari dinas. Kami juga sudah mengimbau ke teman-teman juga agar menggunakan helm dan melengkapi dengan sabuk pengaman,” kata Danang.
BACA JUGA: Tak Lolos Uji Kelayakan, Puluhan Jip Wisata Merapi dan Breksi Dilarang Beroperasi
Danang mengaku saat ini memang telah ada beberapa pesanan untuk menggunakan jasa mereka pada libur Lebaran 2024. Hanya saja, rata-rata pesanan masih bersifat pribadi. “Enggak kayak partai besar. Kebanyakan pribadi,” papar Danang.
Meski demikian, Danang optimistis pada libur Lebaran 2024, akan ada peningkatan signifikan pengguna jasa jip wisata. Sebab, mengacu kepada Lebaran 2023, ada peningkatan pengguna jasa jip wisata. “Tahun lalu, dari 40 jip, kami bisa kebagian 40 lap. Ada juga yang satu jip dua tiga kali lap,” papar Danang.
Terkait dengan tarif jasa yang ditawarkan, Danang mengaku masih sama seperti biasa. Di mana, trip pendek dibanderol Rp400.000, sedangkan trip panjang dibanderol Rp800.000 “Untuk Lebaran kali ini, tentu kami berharap bisa ada peningkatan pengguna jasa kami,” harap Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
Ze Valente berharap derbi PSIM vs PSS pada Super League 2026/2027 tetap digelar di Jogja dan menjadi momentum rivalitas sehat.
Kenali 5 gejala Parkinson yang dapat terlihat dari aktivitas sehari-hari, mulai tangan gemetar hingga perubahan suara dan cara berjalan.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
DPRD DIY mendorong relawan kebencanaan mendapat BPJS Ketenagakerjaan informal dengan pembiayaan yang diusulkan bersumber dari Danais.
Prabowo dan Putin bertemu di EEF 2026. Keduanya membahas perdagangan, energi nuklir, maritim, teknologi, hingga kemitraan strategis.