Advertisement

Tol Fungsional Jogja-Solo Diprediksi Dilewati 1.000 Kendaraan Per Jam, Pengelola Siapkan SPBU Mobile, Derek Gratis hingga Ambulans

Catur Dwi Janati
Rabu, 03 April 2024 - 16:17 WIB
Ujang Hasanudin
Tol Fungsional Jogja-Solo Diprediksi Dilewati 1.000 Kendaraan Per Jam, Pengelola Siapkan SPBU Mobile, Derek Gratis hingga Ambulans Potret Interchange (IC) atau simpang susun Kartasuro di Tol Jogja-Solo. - Istimewa // PT JMJ

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Volume lalu lintas di jalur fungsional Tol Jogja-Solo diprediksi tembus sampai 1.000 kendaraan per jam. Untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pemudik, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) selaku pengelola jalan Tol Solo-Jogja-YIA menyiapkan toilet, SPBU Mobile, derek gratis hingga ambulans di sepanjang jalur fungsional Tol Jogja-Solo

Direktur Utama PT JMJ, Rudy Hardiansyah pada Rabu (3/4/3024) menjelaskan pembukaan jalur fungsional Tol Jogja-Solo pada lebaran tahun ini, jauh lebih panjang dibanding saat libur Natal 2023/Tahun Baru 2024 (Nataru) lalu. Berbeda dari pembukaan fungsional Tol Jogja-Solo sebelumnya yang baru dibuka dari Colomadu-Karanganom sepanjang 13 kilometer, tahun ini panjang jalur fungsional Tol Jogja-Solo yang dibuka makin panjang.

Advertisement

Rudy menjelaskan, pada libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H kali ini jalur fungsional dibuka mencapai 22 kilometer dari Colomadu hingga Ngawen. Dalam hal ini ada tambahan panjang jalan hingga sembilan kilometer dari capaian yang dibuka fungsional sebelumnya.

Di sisi lain menurut prediksi Rudy, volume lalu lintas kendaraan yang melewati jalur fungsional ini mencapai 1000 kendaraan per jam. Padahal jam operasional jalur fungsional Tol Jogja-Solo mulai dari pukul 06.00-17.00 WIB. Dengan estimasi 1000 kendaraan per jam, maka jumlah kendaraan yang mudik via jalur fungsional Tol Jogja-Solo ditaksir dapat menyentuh angka 11.000 kendaraan per hari.

Namun dengan makin panjangnya ruas tol yang dibuka fungsional, keberadaan tol bisa memberikan layanan lebih optimal kepada para pemudik. Lebih-lebih jalur fungsional ini disebut Rudy juga bisa menjadi jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Tugu Kartasura, Delanggu dan Jalan Raya Solo-Jogja.

"Kami memprediksi volume lalu lintas yang akan melewati jalur fungsional ini mencapai 1000 kendaraan/jam. Sehingga dengan jalur yang lebih panjang, kami berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat," tegasnya.

BACA JUGA: Tol Jogja-Solo Dibuka 5 April untuk Mudik Lebaran 2024, Ruas Colomadu-Ngawen Bisa Memangkas 15 Lampu Bangjo

Melihat jumlahnya yang cukup banyak, pengelola jalan tol akan menyiapkan titik-titik rehat di sepanjang jalur fungsional. Pengelola juga menyiapkan toilet hingga pengisian bahan bakar mobile untuk menunjang pengendara yang mudik via Tol Jogja-Solo.

"Untuk pengguna jalan yang ingin rehat sejenak atau ingin ke toilet, kami juga menyediakan layanan toilet dan SPBU mobile di sepanjang jalur fungsional," ungkapnya.

Selain itu, dari segi kedaruratan pengelola tol juga menyiapkan ambulans hingga layanan derek gratis bagi para pemudik. Kendaraan yang mengalami masalah saat melintas di jalur fungsional Tol Jogja-Solo bisa memakai layanan derek gratis hingga pintu keluar tol terdekat.

"Apabila pengguna jalan mengalami keadaan darurat kami juga menyediakan sarana parasarana dan fasilitas pendukung seperti Mobile Customer Service (MCS), ambulance, rescue, serta layanan derek gratis hingga exit tol terdekat," ungkapnya.

Di samping itu meningkatkan keselamatan para pengendara, sejumlah rambu petunjuk dam peringatan juga dipasang tersebar di jalur fungsional Tol Jogja-Solo. Beberapa rambu-rambu petunjuk dan peringatan yang dipasang seperti batas kecepatan, rambu penunjuk arah dan rambu informasi lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Warga Iran Dukung Langkah Pemerintah Menyerang Israel

News
| Sabtu, 20 April 2024, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Kota Isfahan Bukan Hanya Pusat Nuklir Iran tetapi juga Situs Warisan Budaya Dunia

Wisata
| Jum'at, 19 April 2024, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement