Advertisement
MUI Minta Masyarakat Berhenti Menghujat Mbah Benu Imam Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul
Mbah Benu imam jemaah Masjid Aolia Gunungkidul. - Harian Jogja Andreas Yuda Pramono.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada masyarakat agar tidak menghujat KH Ibnu Hajar alias Mbah Benu imam jemaah Masjid Aolia Gunungkidul yang menetapkan Hari Raya Idulfitri selisih 5 hari dari ketetapan umat Islam pada umumnya. MUI menilai ketetapan itu tidak sesuai syariat Islam dan menyelisih pendapat ulama mayoritas yang memiliki otoritas keilmuan.
Zainut mengajak masyarakat agar tidak menghujat atau mengolok-olok Mbah Benu. Bisa jadi jamaah Aolia berbuat seperti itu karena ketidaktahuan mereka. Sudah menjadi tugas MUI dan ormas Islam lainnya untuk mengingatkan dan memberikan pemahaman ajaran agama yang benar.
Advertisement
BACA JUGA : Jemaah Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idulfitri Pagi Ini, Ikuti Perintah Mbah Benu
"Beragama itu harus berdasarkan sunah, tidak boleh hanya berdasarkan hawa nafsu atau selera pribadi pemimpinnya yang tidak memiliki otoritas ilmu agama, tetapi jangan menghujat," katanya, Senin (8/4/2024).
Ketetapan pemimpin jamaah Aolia dalam menentukan awal Ramadan dan awal Syawal tidak menggunakan dalil atau dasar hukum yang bisa dipertanggungjawabkan. "Keyakinan jamaah Aolia tersebut tidak ada landasan syariat dan fikihnya sama sekali," ujarnya.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan bahwa perbedaan ketetapan jamaah Aolia merupakan sebuah kesalahan yang sangat perlu untuk diingatkan. "Kasus di sebuah komunitas di Gunungkidul itu jelas kesalahan, perlu diingatkan," kata Ni'am.
BACA JUGA : Mbah Benu Imam Jemaah Aolia Bangun Musala Menghadap Pantai Selatan Ngobaran Gunungkidul
Dia mengatakan bahwa kepercayaan yang diyakini oleh Mbah Benu imam jemaah Aolia tersebut perlu dikaji lebih lanjut. Jika hal tersebut merupakan ketidaktahuan masyarakat, maka harus segera diingatkan. Akan tetapi, apabila praktik keagamaan tersebut dilakukan dengan sadar dan penuh keyakinan, maka harus diluruskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Isu Kenaikan Harga BBM Merebak, Pemerintah Jamin Pasokan Aman
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
Advertisement
Advertisement





