Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Salat, Salat Id- Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 139 titik di Kota Jogja yang terdiri dari halaman masjid, alun-alun, stadion dan area parkir akan menjadi tempat pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah pada Rabu (10/4/2024). Pelaksanaan serentak membuat jumlah jemaah dipastikan maksimal.
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Gedhe Kauman, Budi Setiawan misalnya, menjelaskan secara umum pelaksanaan Salat Id tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. “Persiapan malam ini kami menata sound, mengatur saf dari pemuda dan bapak-ibu,” katanya, Senin (8/4/2024).
Salat id dilaksanakan di pelataran masjid hingga di ruas-ruas jalan di sekitar masjid. Total jemaah yang hadir diperkirakan sekitar 3.000-4.000 orang. “Jadi sampai di jalan-jalan, selatan dan timur masjid. Apalagi besok kan tidak ada perbedaan hari [pelaksanaan Idulfitri],” ujarnya.
Bertindak sebagai imam dan khatib pada solat id di Masjid Gedhe Kauman yakni eks Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dengan tema Idulfitri Momentum Perubahan. “Insyaallah Profesor Din Syamsudin. Sudah konfirmasi insyaallah datang ke Jogja,” ucap dia.
PHBI Masjid Gedhe Kauman sudah beberapa tahun ini menggelar Salat Id di pelataran masjid, berpindah dari yang dulu biasanya di Alun-Alun Utara. Alun-Alun Utara tidak lagi dipakai semenjak pandemi Covid-19 dan diberi pagar oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Stadion
Salat id juga akan digelar di dua area stadion di Kota Jogja, yakni di Stadion Kridosono dan area parkir Stadion Mandala Krida. Ketua PHBI Kridosono, Diantoro menuturkan kepanitiaan Salat Id Kridosono diambil dari sejumlah masjid di Kotabaru, termasuk Masjid Syuhada.
“Persiapan lapangan sejak selasa siang pemasangan sound dan perlengkapan lain. Jamah dari sebagian besar masjid itu dan beberapa warga luar Jogja bahkan luar pulau yang memang sedang mudik solat di Kridosono,” katanya.
Dari pengalaman sebelumnya, kapasitas jemaah di Kridosono sekitar 3.000 jemaah. Jumlah tersebut bisa terjadi jika pelaksanaan Idulfitri serentak.
BACA JUGA: Salat Idulfitri di Bantul, Berikut Ini Tempat-Tempat Pelaksanaannya
Adapun yang bertindak sebagai imam pada Salat Id di Kridosono yakni Pengasuh PPTQ Munzalan Mubarokah Muntilan, Magelang, Ustaz El Baihaqi Arief. Sedangkan selaku khatib yakni Rektor Universitas Janabadra, Risdiyanto.
Ketua PHBI Mandala Krida, Sigit Rustiyono, mengatakan pelasksanaan id di Mandala Krida akan dilakukan area parkir sisi barat stadion, dengan kapasitas 8.000 orang. “Kalau dengan kapasitas 8.000 kami asumsikan waktu Lebarannya pemerintah dan Muhammadiyah bersamaan,” ujarnya.
Salat Id di Mandala Krida akan dipimpin oleh imam dan khatib dari Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan UAD, Nur Kholis. Di situ akan dibuat 34 lajur saf yang semuanya berada di dalam area Mandala Krida.
Sedangkan jalan di sisi barat dan timur stadion difungsikan untuk parkir jemaah. “Keamanan melibatkan Polsek Umbulharjo dan Gondokusuman karena berbatasan. Kemudian dari Kokam Muhammadiyah,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Meta dijatuhi denda baru Rp10,12 triliun terkait dampak Instagram dan Facebook terhadap kesehatan mental anak. Total sanksi kini mencapai Rp16,8 triliun.