Si SIGAP DPUPKP Kota Jogja Bikin Arsip Proyek Lebih Mudah Ditelusuri
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Ribuan warga menunaikan salat Idul Fitri 2024 H di Gumuk Pasir. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan orang menunaikan salat Idulfitri 1445 H/2024 M di Gumuk Pasir Parangkusumo, pada Rabu (10/4/2024). Dalam momen tersebut, masyarakat diajak mempererat silaturahmi setelah Lebaran.
Khatib Salat Idulfitri, Ustadz Machnun Usni menyampaikan momen Idulfitri diharapkan mampu mempererat silaturahmi setelah penyelenggaraan Pemilu.
"Hasil [pemilu], apapun itu, Idulfitri ini untuk menyambungkan persaudaraan sebagai bangsa," ujarnya.
Dia berharap momen Idulfitri dapat mempererat silaturahmi, bukan hanya dengan sesama anggota keluarga, tetapi juga dengan saudara se-Tanah Air.
"Idulfitri kali ini untuk menyambungkan kembali silaturahmi, bukan hanya dengan mereka yang sedarah, tetapi juga dengan sebangsa," katanya.
Baca Juga
Ribuan Warga Muhammadiyah Ikuti Salat Id di Gumuk Pasir
Khatib Salat Id di Gumuk Pasir Sebut Idulfitri Tahun Ini Istimewa, Ini Sebabnya
Besok, Salat Id di Gumuk Pasir Kembali Digelar
Dia juga mengajak agar kaum muslimin dapat menjaga kesalehan, kemanusiaan setelah menjalankan puasa.
Dia pun mengapresiasi penyelenggaraan Salat Idulfitri di Gumuk Pasir. Menurutnya, penyelenggaraan tersebut dapat menjadi momen menarik, lantaran pantai dapat dijadikan sebagai destinasi wisata religi pula.
"Ini menjadi sesuatu yang setiap tahun menjadi bagian tidak hanya melakukan ibadah, tetapi juga liburan bagi yang mudik," katanya.
Salah seorang mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Mesi Riskiyanti, 20, mengaku sengaja mengikuti salat Id di Gumuk Pasir lantaran tidak pulang ke kampung halaman. Perempuan asal Bangka Belitung tersebut mengaku takjub dengan pemandangan di Gumuk Pasir.
"Berbeda dengan di tempat saya yang Salat Ied di Masjid, disini di lapangan terbuka, menyatu dengan alam," katanya.
Salat Idulfitri kali ini dihadiri oleh 5.503 orang, yang terdiri 2.686 orang jemaah putra, 2.817 orang jemaah putri. (Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Cara beli iPhone 18 secara online dan offline di iBox, Digimap, Hello Store, dan Blibli lengkap dengan metode pembayaran.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.