Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Ubah Metode Pencarian Lansia Hilang di Kali Code

Yosef Leon
Yosef Leon Minggu, 14 April 2024 11:47 WIB
Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Ubah Metode Pencarian Lansia Hilang di Kali Code

Tim SAR Gabungan melakukan proses pencarian seorang lansia bernama Basuki, 55, warga Danurejan yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Code beberapa waktu lalu. Ist/sardiy

Harianjogja.com, JOGJA—Tim SAR Gabungan mengubah metode pencarian terhadap seorang lansia atas nama Basuki, 55, warga Danurejan yang dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Code beberapa waktu lalu. 

Hingga hari keempat pencarian pada Sabtu (13/4/2024) korban belum juga ditemukan, sehingga pada sejak hari kelima pencarian ini Minggu (14/4/2024) metode pencarian diubah dengan cara pemantauan saja. 

BACA JUGA: Iran Serang Israel, Begini Nasib WNI Menurut Kemenlu RI

Humas Basarnas Jogja Pipit Eriyanto mengatakan, pada hari keempat pencarian kemarin pihaknya mencari korban sampai dengan pukul 17.00 WIB dengan dua search resque unit (SRU) tetapi nihil hasil. 

"Maka berdasarkan hasil evaluasi sore kemarin dengan pemerintah setempat dan keluarga korban serta semua unsur yang terlibat, kami memutuskan untuk mengubah metode pencarian," katanya. 

Selama ini pencarian terhadap korban dilakukan dengan mengarahkan relawan baik itu lewat darat, udara dan air. Lantaran belum membuahkan hasil, maka pencarian diubah dengan pemantauan di daerah Bantul. 

"Jadi untuk posko SAR yang di jembatan dekat lokasi kejadian kami tutup, tapi operasi SAR-nya belum ditutup, masih akan kami lanjutkan sampai hari ketujuh, kami akan pantau di wilayah Bantul dan koordinasi dengan relawan sana untuk memantau," pungkasnya. 

BACA JUGA: Diserang Puluhan Drone Iran, Israel Tutup Puluhan Bandara

Diberikan sebelumnya, Basuki, 55, seorang warga lansia asal Danurejan hilang tenggelam di Sungai Code pada Rabu (10/4/2024) sore sekitar pukul 18.00 WIB. Dirinya terlihat mondar-mandir di area jembatan dan kemudian bergelantung di besi pembatas jembatan lantas menerjunkan diri. 

Seorang pemancing yang melihat korban tenggelam sempat berupaya menyelamatkan, tapi lantaran arus sungai yang cukup deras baju korban yang dipegang oleh pemancing itu terlepas dan hilang sampai sekarang. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online