Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—DPD Golkar Sleman telah mengantongi surat tugas untuk mencalonkan mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya di Pilkada 2024. Meski demikian, Keputusannya dinilai belum final karena partai berlambang pohon beringin ini masih membuka penjaringan calon bupati dan wakil bupati.
Penjaringan yang dilakukan Golkar sudah dibuka mulai Senin (22/4/2024). Rencananya pendaftaran akan ditutup pada Rabu (24/4/2024).
“Untuk Pak Harda, surat tugas dari DPP di Pilkada Sleman sudah ada. Tapi, kami juga tetap membuka kesempatan kepada calon lain bisa maju lewat Golkar,” kata Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi, Senin siang.
Dia menjelaskan, penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati merupakan bagian dari tahapan pecalonan yang harus dilalui di Partai Golkar. Adapun Keputusan siapa yang akan diusung juga melalui hasil kajian survei dan lain sebagainya.
“Pak Harda tetap masuk menjadi kandidat kuat. Tapi, nanti semuanya juga akan dilihat melalui survei di internal partai,” katanya.
Disinggung mengenai tahapan penjaringan, Janu mengakui meski baru dibuka sudah ada dua peminat yang mengambil formulir pendaftar. Kedua orang ini adalah mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya dan Edo Sagara. “Baru dua dan kemungkinan masih bisa bertambah,” katanya.
Menurut dia, sudah ada komunikasi dengan Lurah Condongcatur, Reno Candra juga berminat mendaftar melalui Golkar. “Sudah ada kontak dan rencananya segera mengambil formulir pendaftaran. Nanti saya kabari kalau sudah mengambil,” katanya.
Disinggung mengenai sosok Edo Sagara, Janu mengakui belum begitu mengenal sosok maupun latar belakang yang dimiliki. “Saya baru tahu. Tapi, yang jelas sudah mengambil formulir dalam penjaringan,” katanya.
BACA JUGA : Baliho Menjamur di Jalanan Sleman, Lurah Banyurejo Siap Maju di Pilkada 2024
Mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya saat dikonfirmasi membenarkan dirinya telah mengambil formulir pendaftaran untuk penjaringan bakal calon kepala daerah di Partai Golkar. Selain sebagai upaya memuluskan langkah maju sebagai calon bupati, juga mengikuti mekanisme pendaftaran di parpol. “Intinya sudah saya ambil,” katanya.
Menurut dia, upaya komunikasi politik dengan parpol terus dibangun agar langkah jadi semakin mudah. “Tentu komunikasi terus dijalin termasuk nantinya dalam menetapkan calon wakil bupati yang akan diusung secara bersama-sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.