Nasib Kawasan Industri Piyungan Masih Menggantung
Nasib Kawasan Industri Piyungan masih menunggu keputusan pemerintah pusat setelah kewenangan pengelolaan izin PT YIP beralih dari Pemkab Bantul.
Kepala Dinkop UKM DIY Srie Nurkyatsiwi memberikan keterangan kepada wartawan tentang perkembangan eks hotel Mutiara 1 yang bakal dijadikan etalase UMKM premium, Selasa (30/4/2024). /Harian Jogja-Ypsef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinkop UKM DIY menargetkan 2025 mendatang eks hotel Mutiara 1 di Malioboro yang akan dijadikan pusat ekosistem UMKM premium bisa beroperasi. Perbaikan di sejumlah sarana dan prasarana sedangan dikebut pembangunannya terutama bagian interor.
Kepala Dinkop UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menjelaskan, saat ini pembenahan eks hotel Mutiara 1 masih dalam tahap renovasi area interior gedung setelah sebelumnya dilakukan perbaikan bagian fasad dan luar bangunan. Secara bertahap tahun ini pihaknya ingin agar bagian interior segera diselesaikan.
BACA JUGA : Bakal Jadi Sentra UKM, Begini Update Pembangunan Eks Hotel Mutiara
"Sekarang baru proses pembenahan fisik. Tahun 2023 kami sudah renovasi juga tapi kan belum selesai. Di tahun ini kami lanjut lagi dengan finishing interior dan harapannya 2025 sudah bisa kami coba [operasional]," kata Siwi, Selasa (30/4/2024).
Hotel Mutiara 1 dan 2 sebelumnya dibeli Pemda DIY pada 2021 sebesar Rp170 miliar. Rencana renovasi dan program tersebut sempat macet lantaran adanya pandemi Covid-19. Pada tahun 2023 lalu Pemda DIY kembali menganggarkan Rp23 miliar untuk kebutuhan renovasi gedung tersebut dan berlanjut sampai tahun ini.
Siwi mengatakan, renovasi tahun lalu baru fokus ke bagian luar dan fasad gedung sementara pada tahun ini dilakukan perbaikan di bagian dalam dengan menyesuaikan beberapa letak dan bentuk bangunan. Nantinya bangunan hotel Mutiara 1 yang seluas 5.050 meter persegi dengan delapan lantai itu akan dijadikan sebagai etalase UMKM premium.
"Tahun ini kami lebih ke area dalamnya dan interior. Fisik luar masih ada pembenahan sedikit tapi lebih banyak di bagian dalam," ucapnya.
Ia memastikan setelah gedung 100 persen selesai dan bisa dipakai, akan ada kurasi bagi UMKM yang bisa mejeng di tempat tersebut. Tidak hanya diperuntukkan sebagai etalase produk saja melainkan hotel Mutiara 1 diproyeksikan bakal menjadi tempat bertumbuhnya UMKM mulai ide maupun penjualan.
"Untuk kurasi tentu akan kami kaji dulu kebijakan dan regulasinya karena kan ini harapannya beda ya UMKM-nya," ujarnya.
Menurut Siwi di beberapa tempat memang sudah ada beberapa lokasi yang mengadakan program dan aktivitas yang sama berupa pembinaan dan wadah bagi UMKM untuk berkembang. Namun hotel Mutiara nantinya akan dibuat berbeda dengan segmen dan produk tertentu.
"Nantinya akan ditempatkan produk premium ya premium yang seperti apa? Itu kan harus dikaji lagi. Kemudian bagaimana mempromosikan tempatnya itu masih jadi catatan kami," imbuhnya.
Siwi menambahkan, akan ada aneka ragam produk yang bakal ditempatkan di lokasi tersebut jika sudah mulai beroperasi, baik itu fesyen, kriya, kerajinan dan lain sebagainya. Nantinya setiap jenis produk akan ditempatkan di lantai berbeda. Selain itu juga ada semacam kantor dan ruang kerja bersama sebagai wadah untuk kreasi dan inovasi ide produk.
BACA JUGA : Bakal Jadi Sentra UKM, Eks Hotel Mutiara Mulai Dibangun
"Jadi bukan hanya etalase, di sana nanti ada aktivitas jual ide dan produk, ada semacam ruang dan kantor untuk inkubasi, ruang pamer, ritel, jualan juga ada, juga ada edukasi nanti. Harapan kami 2025 bisa jalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib Kawasan Industri Piyungan masih menunggu keputusan pemerintah pusat setelah kewenangan pengelolaan izin PT YIP beralih dari Pemkab Bantul.
Saparan Bekakak, rekayasa lalu lintas, Jalan Wates, Gamping, Polresta Sleman, jalan alternatif, Bandara YIA, macet Gamping, kirab Saparan Bek
Anak tidak hanya belajar dari orang tua, tetapi juga menjadi "guru" yang mengajarkan ayah dan ibu untuk terus memperbaiki diri.
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.