130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Bendera Partai Demokrat - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Gunungkidul akan mengusulkan kader internal untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2024. Demokrat Gunungkidul optimistis dengan usulan tersebut meski dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 hanya mendapat dua kursi.
Ketua DPC Partai Demokrat Gunungkidul, Hery Ardiyanto akan mengusulkan kader internal yaitu Erlia Risti dan Eko Rustanto ke DPP Partai Demokrat untuk maju Pilkada 2024. Akan tetapi ia akan mempertimbangkan bakal calon (balon) lain dari eksternal yang akan maju melalui Partai Demokrat. DPC Partai Demokrat Gunungkidul membuka pendaftaran balon sejak Senin (30/4/2024) hingga Sabtu (6/5/2024).
“Inginnya kami kader internal, yaitu Erlia Risti dan Eko Rustanto ke DPP. Tetapi kami realistis tadi itu karena hanya memperolah dua kursi [dalam Pileg Kabupaten],” kata Hery dalam Jumpa Pers di Kantor DPC Partai Demokrat, Senin (30/4/2024).
Hery belum dapat memastikan terkait kemungkinan partainya mengusung petahana Sunaryanta maupun Sutrisna Wibawa. Partainya akan melihat perkembangan situasi dan kondisi peta politik di Gunungkidul selama masa penjaringan sepekan ke depan.
Usai penutupan pendaftaran nantinya, DPC Partai Demokrat akan langsung mengajukan balon yang mendaftar. “Dengan begitu, balon akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk turun [sosialisasi] ke masyarakat,” katanya.
Demokrat Gunungkidul akan memberikan dukungan penuh terhadap balon yang memiliki visi – misi selaras dengan Partai Demokrat. Balon memiliki keinginan kuat memajukan Kabupaten Gunungkidul.
Adapun komunikasi politik terkait Pilkada 2024, DPC Partai Demokrat telah membuka komunikasi dengan partai lain di DPRD Kabupaten seperti Golkar, PDIP, Nasdem, dan PKS. Komunikasi tersebut belum mengarah kepada bakal calon bupati dan wakil bupati.
“Komunikasi ini bentuk rasa kekeluargaan kami dengan partai-partai yang ada di Gunungkidul,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.