Advertisement
Muncul Tumpukan Sampah di Selopamioro, Ini yang Akan Dilakukan Pemkab Bantul

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kalurahan Selopamioro, Imogiri, Bantul menyatakan telah memiliki bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya truk berwarna kuning membuang tumpukan sampah di Jalan Imogiri-Panggang, Pedukuhan Nawungan I, Selopamioro, pada Selasa (7/5/2024) dinihari.
"Kami ada buktinya. Kebetulan terekam CCTV. Ada truk warna kuning yang mengangkut sampah dan membuang di tempat tersebut," kata Lurah Selopamioro, Sugeng.
Advertisement
BACA JUGA: Lonjakan Kasus DBD, Dinas Kesehatan DIY Belum Adakan Rapid Test
Lebih lanjut Sugeng mengungkapkan, adanya tumpukan sampah tersebut kali pertama diketahui, saat warga mengendarai sepeda motor melintas wilayah tersebut pada Selasa (7/5/2024) subuh. Warga yang mengetahui keberadaan tumpukan sampah kemudian melapor ke kalurahan.
"Kami kemudian melakukan penelusuran. Kebetulan di CCTV terekam. Nah rekaman ini akan kami konsultasikan dengan pihak DLH Bantul. Karena besok dari pihak DLH akan datang kesini dan kami berembuk untuk menyelesaikan persoalan ini," lanjut Sugeng.
Sugeng menyayangkan adanya pembuangan sampah di wilayahnya yang diduga dilakukan oleh orang luar daerah. Sebab, ia menilai selama ini warga Selopamioro sudah tertib dan bisa mengatasi masalah sampah.
"Ini memang kejadian pertama kali untuk yang tumpukan sampah. Dulu pernah ada di bawah lokasi itu hanya beberapa kantong plastik saja," terang Sugeng.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja mengaku baru mengetahui terkait kejadian tersebut. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Bantul ini pun menyatakan akan berkoordinasi dengan DLH dan Satpol PP Bantul untuk menangani masalah tumpukan sampah tersebut.
"Nanti saya koordinasikan dengan Satpol PP dan DLH untuk segera diatasi," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
- Polda DIY Catat Titik Arus Balik Tertinggi ada di Tempel
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
Advertisement
Advertisement