130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Dosen Pascasarjana Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Sutrisna Wibawa sedang berada di Gedung Pusat UST, Kota Jogja, Kamis (18/4/2024). Mantan Rektor UNY tersebut mengaku akan ikut dalam Pilkada Gunungkidul 2024. Saat ini, Sutrisna masih menjalin komunikasi dengan partai lain terkait kemungkinan koalisi. Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa mengaku telah memiliki koalisi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gunungkidul 2024.
Meski begitu, dia mengatakan peta koalisi partai politik (parpol) masih cair. "Koalisi saat ini dengan Gerindra dan PKS. Tapi masih terbuka kok, partai lain mau gabung juga masih bisa,” kata Sutrina dihubungi, Kamis (9/5/2024).
Paska menjadi kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Sutrisna sangat berpeluang maju Pilkada sebagai bakal calon bupati (bacabup). Pada Rabu (8/5), dia juga resmi mendaftar sebagai bacabup dari Partai Nasdem.
Sebagaimana diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Gunungkidul telah membuka pendaftaran calon bupati dan/atau wakil bupati Pilkada Gunungkidul 2024 dari Partai Nasdem sejak Sabtu (4/5/2024) hingga Jumat (10/5/2024).
Wakil Ketua Bidang Komunikasi Publik, Media, dan Desk Pilkada (KPMDP) DPD Partai Nasdem Gunungkidul, Ismadi mengaku sudah ada tiga orang yang mendaftar untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024. Tiga orang tersebut yaitu Sutrisno Wibawa, Supriyadi, dan Dadang Iskandar.
Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto mengatakan sampai saat ini pihaknya masih menjajaki kemungkinan koalisi dengan parpol lain. Pada kesempatan sebelumnya, dia mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai seperti Golkar, PAN, NasDem, hingga Demokrat.
Disinggung perihal bakal calon yang akan diusung, di internal Partai Gerindra ada nama yang berpotensi maju seperti Ketua Badan Pemenangan Pemilu 2024, Sumanto. Selain itu, tokoh dari luar partai ada Sutrisna Wibawa dan bankir di Gunungkidul (Pimpinan BMT Dana Insani), Kurniawan Fahmi, dan Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto.
BACA JUGA: Masih Ada Kesempatan, KPU Bantul Perpanjang Pendaftaran Anggota PPS
Sementara itu, Ketua DPD Partai PKS Gunungkidul, Tri Iwan Isbumaryani mengaku pihaknya telah melakukan komunikasi lebih jauh dan intens dengan Partai Nasdem dan Gerindra.
“Kami sudah ada pembicaraan yang mendalam dengan Partai Nasdem dan Gerindra tentang koalisi, tapi memang belum diresmikan secara formal,” kata Iwan.
Iwan mengatakan belum tahu waktu persemian tersebut. Hanya, peresmian akan ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan deklarasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.