Prabowo: Banyak Negara Kini Datang ke RI Cari Beras
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Mencegah dan memberantas kejahatan jalanan di wilayah DIY, bulan depan bakal diluncurkan Program Smart City. Polda DIY menyebut peluncuran program ini utamanya diluncurkan untuk mencegah munculnya kejahatan jalanan yang dilakukan kalangan remaja atau pelajar alias klitih.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan melalui program Smart City berbagai area rawan kejahatan jalanan bisa terpantau melalui CCTV yang bakal terpasang di berbagai sudut wilayah.
"Nanti kan pakai Smart City kita semua ada CCTV, itu yang mereka (pelaku kejahatan jalanan) tidak suka," kata Suwondo, Jumat (18/5/2024).
Menurut dia, Program Smart City yang sempat diuji coba saat arus mudik Lebaran 2024 bakal resmi diluncurkan pada pertengahan Juni 2024.
Selain memanfaatkan CCTV, ujar Kapolda, Polda DIY juga terus memperkuat kerja sama dengan masyarakat untuk mengawasi lokasi-lokasi yang berpeluang menjadi area pertandingan geng pelajar.
"Sehingga mereka punya geng tapi enggak punya tempat bertanding. Tempatnya kan kita ambil alih," kata dia.
Berdasarkan pemetaan kepolisian, menurut Suwondo, di DIY terdapat sebanyak 36 geng pelajar yang berpotensi melakukan kejahatan jalanan.
BACA JUGA: Puskesmas Dipasangi Internet Starlink, Pembiayaan Pakai Dana Operasional Kesehatan
"Dari 36 geng pelajar, 12 sudah kami datangi dan geledah semua markas-markasnya, sisanya sudah tidak beroperasi," kata dia.
Sosialisasi penerapan Program "Ibu Memanggil", kata dia, juga terus digencarkan untuk menekan kenakalan remaja di daerah ini.
Program "Ibu Memanggil" menekankan para orang tua mampu membangun komunikasi dengan anak-anaknya yang berusia remaja.
Manakala hingga pukul 22.00 WIB anak belum di rumah, maka orang tua harus segera menghubungi atau menelepon mereka untuk pulang.
Jika sebanyak 10 kali telepon tidak kunjung diangkat oleh anaknya, maka orang tua harus menghubungi kepala dukuh masing-masing untuk ditindaklanjuti pihak kepolisian.
"Karena kami punya data bahwa mereka itu tidak boleh mengangkat telepon sama geng-nya. Kalau dari ibu, orang tua enggak boleh diangkat," kata Suwondo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.