Barani dan Malu, Dua Anak Harimau Sumatra yang Lahir di Amerika Serikat
Dua harimau Sumatra lahir di Kebun Binatang Fort Worth, Texas, menjadi simbol komitmen konservasi dan persahabatan Indonesia-AS.
5.000 porsi Bakmi goreng berbahan baku mi lethek dibagikan secara gratis kepada pengunjung pada acara pemecahan rekor penyajian mi lethek terbanyak di Dunia dalam Festival Kuliner Mataraman 2024 di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Sabtu (25/5/2024) siang - Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyebut industri kuliner maupun warung yang menjajakan aneka kuliner khas dari Bantul dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi kabupaten ini.
"Saya apresiasi kepada industri-industri kuliner maupun warung yang menjajakan kuliner khas Bantul, sehingga ekonomi di Kabupaten Bantul dapat terus tumbuh," kata Abdul Halim saat menghadiri Festival Kuliner Mataraman 2024 di Pantai Baru Poncosari, Bantul, Minggu (26/5/2024) seperti dikutip dari Antara
Bupati mengatakan, Kabupaten Bantul terkenal dengan tiga kuliner utama, yaitu mie lethek, ingkung ayam, dan sate klathak, ketiganya merupakan kuliner khas Kabupaten Bantul yang semakin dikenal, tidak hanya di DIY, tetapi juga seluruh Indonesia.
Hal tersebut, kata dia, terbukti setiap tamu atau wisatawan yang datang ke Kabupaten Bantul selalu meminta diantarkan untuk mengunjungi untuk menyantap salah satu dari tiga kuliner khas Bantul tersebut.
"Dan kita menggelar Festival Kuliner Mataraman khususnya mie lethek, di mana di Bantul ini sudah mentradisi sejak zaman dulu dan diminati oleh masyarakatnya, masyarakat Bantul, masyarakat DIY itu suka bakmi," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, apabila masyarakat atau pecinta kuliner mencari warung bakmi yang banyak, datanglah ke Kabupaten Bantul, karena di Bantul terdapat warung bakmi yang paling banyak di wilayah provinsi DIY.
BACA JUGA: Festival Kuliner Mataraman, Penyajian Ribuan Porsi Mi Lethek Pecahkan Rekor Muri
"Dan diantaranya disajikan adalah mie lethek seperti yang kita festivalkan, ya inilah budaya kita, yang hari ini juga telah berkontribusi pada pertumbuhan pariwisata," katanya.
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, Festival Kuliner Mataraman merupakan agenda tahunan atas dukungan Dana Keistimewaan (Danais) DIY digelar untuk memperkenalkan berbagai macam kuliner khas Bantul.
"Salah satunya kuliner yang juga masuk ke dalam Warisan Budaya Takbenda (WBTb), yakni Mie Lethek. Kuliner dari campuran tepung tapioka dan gaplek ini diolah secara tradisional menggunakan tenaga sapi untuk menggerakkan penggilingan," katanya.
Menurut dia, selain memperkenalkan kuliner kuliner khas Bantul, melalui festival tersebut, pihaknya juga memecahkan rekor sajian Mie Lethek terbanyak di Indonesia ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu sebanyak 5.000 porsi kepada pengunjung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dua harimau Sumatra lahir di Kebun Binatang Fort Worth, Texas, menjadi simbol komitmen konservasi dan persahabatan Indonesia-AS.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi Rp3.800 triliun dalam empat tahun untuk 28 komoditas di delapan sektor.
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.