Titik Panas Sumatera Melonjak Jadi 4.845, Riau Diselimuti Asap
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Sekitar 18 titik sumur disiapkan untuk pengairan irigasi lahan pertanian baru yang dikembangkan petani di lahan Wedi Kengser wilayah tepi Sungai Progo, Bantul.
"Untuk keperluan pengairan menggunakan sumur, jadi di sekitar tanah Wedi Kengser ini ada 18 titik sumur, kami naikkan pakai mesin pompa," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo di Bantul, Jumat (7/6/2024).
Menurut dia, seluas 7,2 hektare lahan pertanian dibuka di lahan tidak produktif tepi Sungai Progo wilayah Pedukuhan Ngentak, Kelurahan Poncosari, Bantul. Pembukaan lahan pertanian baru ini merupakan program dari Polri yang didukung pemerintah kabupaten setempat.
Dia meminta petani untuk memanfaatkan sumur sebagai sumber irigasi pertanian dan pompa air serta pupuk yang disiapkan pemerintah pada lahan tersebut untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
"Keberadaan lahan baru tersebut nanti harapan kami dapat dimanfaatkan masyarakat petani untuk kegiatan pertanian, baik untuk tanaman pangan maupun tanaman palawija," katanya.
BACA JUGA: Sampah Menumpuk di Jogja, Pemda DIY Terpaksa Buka TPA Piyungan
Menurut dia, untuk sementara ini lahan pertanian yang siap ditanami seluas 7,2 hektare, namun ke depan akan dikembangkan hingga seluas 25 hektare pada lahan tidak produktif yang belum pernah ditanami tanaman pangan.
"Dengan lahan pertanian baru ini berarti di Bantul ada tambahan lahan pertanian baku, total lahan baku di wilayah Bantul saat ini seluas 14.000 hektare," katanya.
Meski demikian, kata dia, dalam pengolahan lahan pertanian baru di tepi Sungai Progo tidak semudah mengolah lahan pertanian secara umum, dikarenakan kondisi tanah yang berbeda dengan lahan yang memang peruntukan untuk sawah.
"Makanya pengelolaannya itu lain dengan lahan sawah, termasuk di lahan yang baru kami tanam ini, jadi nanti belum tahu produksinya, semoga saja bagus. Kalau benih padi yang ditanam menggunakan varietas Inpari 32," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 9 Oktober 2026 tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.