Advertisement
Pemda DIY Siapkan 1.419 Pengawas Hewan Kurban

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menyiapkan sedikitnya 1.419 petugas untuk mengawasi pelaksanaan hari raya kurban atau Iduladha 2024. Ratusan di antaranya merupakan mahasiswa yang nantinya bertugas memeriksa kesehatan dan keamanan hewan ternak sebelum dikonsumsi oleh masyarakat luas.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY Hery Sulistio Hermawan mengatakan, ribuan petugas itu nantinya akan disebar di sejumlah titik kabupaten kota wilayah setempat. Ini dilakukan agar setiap hewan yang nantinya digunakan warga untuk keperluan kurban benar-benar dipastikan sehat dan aman.
Advertisement
"Dari data kami kurang lebih nanti ada 8.387 titik pemotongan hewan kurban di seluruh DIY, petugas kami akan disebar untuk ikut serta mengawasi pelaksanaannya," kata Hery, Selasa (11/6/2024).
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama petugas pengawasan hewan ternak sejak jauh-jaih hari telah melaksanakan pemantauan di lokasi penjualan hewan ternak. Dari seluruh wilayah di DIY total ada data sebanyak 789 titik lokasi penjualan hewan kurban yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat baik pasar hewan maupun peternak mandiri.
"Hasil pemantauan secara umum pasokan hewan kurban tersedia dan dapat mencukupi kebutuhan Iduladha tahun ini, bahkan jumlahnya surplus, " katanya.
Hery menambahkan, petugas pengawas dan tim pemantau kesehatan hewan ternak juga secara rutin memeriksa kondisi kesehatan hewan dengan memberikan pendampingan kepada para peternak. Sedikitnya ada 199 orang petugas pemeriksa medik Pemda dan kabupaten kota di DIY yang dilibatkan serta 40 petugas dari Balai Besar Veteriner Wates.
"Kami juga ikut sertakan dari dokter hewan relawan PDHI cabang Jogja sebanyak 100 orang dan tenaga teknis lainnya sebanyak 613 orang," kata dia.
Para petugas juga akan memastikan terkait persyaratan teknis kesehatan hewan kurban agar laik dikonsumsi misalnya telah mengantongi Sertifikat Veteriner (SV) dari Otoritas Veteriner provinsi atau kabupaten asal atau pengirim. "Penyertaan SKKH dan Hasil Uji Laboratorium juga harus diawasi dengan cermat," ujarnya.
Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono mengatakan, pihaknya memastikan bahwa hewan ternak yang akan dimanfaatkan pada perayaan Iduladha mendatang memenuhi aspek ASUH atau kepanjangan dari Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Selain itu pihaknya juga berupaya untuk menstabilisasi inflasi. Dihimbau kepada masyarakat lebih bisa belanja dengan bijak dengan mengutamakan kebutuhan primer.
"Kemudian untuk bahan pokok kami juga telah antisipasi dengan memperhatikan beberapa kondisi tertentu seperti hari-hari besar yang membuat kebutuhan bahan pokok naik. Hal tersebut dilakukan demi menghindari angka inflasi yang akan berpengaruh pada kondisi perekonomian masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
Advertisement
Advertisement