Advertisement
30 Startup Terpilih di DIY Dilatih Kembangkan Bisnis
Pemilik start up menyimak ulasan materi yang disampaikan Direktur Inkubator Bisnis & Teknologi Ibisma UII Bagus Panuntun, Senin (10/6/2024). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 30 start up terbaik di DIY dilatih mengembangkan usahanya melalui Growth Academy for Sustainable Business: Bootcamp Peningkatan Kapasitas Startup yang digelar Kemenkop UKM RI bersama Inkubasi Bisnis dan Inovasi Bersama (Ibisma) UII. Kegiatan pendampingan bagi start up itu akan diikuti selama tiga bulan dan dibuka pada Senin (10/6/2024) di Hotel IBIS Styles Jogja.
Salah satu materi yang diberikan terkait dengan pengujian produk dan validasi pasar yang disampaikan Direktur Inkubator Bisnis & Teknologi Ibisma UII Bagus Panuntun. Salah satu pengujian produk dan validasi yang penting dilakukan oleh start up adalah dengan memastikan bahwa produknya mampu menyelesaikan masalah konsumen.
Advertisement
"Selain itu cara paling mudah yaitu dengan melakukan survei ke konsumen bagaimana dengan produk yang dihasilkan. Konsumen harus diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi produk kita, sehingga bisa melakukan perbaikan," kata Bagus.
Selain materi tersebut, 30 start up terpilih tersebut juga diberikan materi terkait pengembangan inovasi dan desain produk, strategi kepemimpinan untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Selain itu terkait dengan strategi pengelolaan keuangan, pengembangan jaringan usaha dan pasar serta, pengenalan akses permodalan.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi UKM RI Siti Azizah mengatakan kegiatan bootcamp ini untuk mendukung pertumbuhan startup khususnya yang konsen dengan agrikultur, aquakultur dan green business. Harapannya persentase jumlah peserta inkubasi mampu menjadi wirausaha mandiri.
"Penerima manfaat langsung dari program ini terdiri atas wirausaha pemula, serta manfaat tidak langsung berupa dukungan pada peningkatan perekonomian nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Jamin Biaya Perawatan Korban Bencana Angin Kencang
- Menhub dan Pemda DIY Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026
- Guru SLB di Jogja Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Murid
- Polresta Sleman Perkuat Patroli Ramadan, Fokus Titik Rawan
- 197 Sekolah di Gunungkidul Direvitalisasi, Fokus Sarana Belajar
Advertisement
Advertisement






