Advertisement
Antisipasi Penyelundupan Lobster, DKP Kulonprogo Siapkan Strategi Ini

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Guna mengantisipasi mengantisipasi penyelundupan benih bening lobster yang melewati jalur pantai selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo mengadakan sambang nelayan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kulonprogo Wakhid Purwosubiyantoro menyatakan sangat prihatin dengan adanya kasus dugaan penyelundupan benih bening lobster (BBL) yang terjadi di Pantai Karangwuni, yang berhasil digagalkan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta.
Advertisement
"Mulai minggu depan adakan sambang nelayan bersama polisi perairan laut," kata Wakhid, Minggu (16/6/2024).
Ia mengatakan nelayan yang terlibat kasus penyelundupan benih bening lobster bukan berasal dari wilayah Kulonprogo.
"Berdasarkan informasi yang kami dapat, para nelayan tersebut berasal dari Cilacap, Jawa Tengah," katanya pula.
Wakhid mengakui nelayan asal Kulonprogo juga berpotensi terlibat kasus serupa. Hal ini dikarenakan nelayan kerap tergiur dengan tawaran harga tinggi BBL. Selain itu, mereka juga kerap diiming-imingi dengan fasilitas modal usaha hingga dibantu pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).
"Tawaran seperti itulah yang membuat para nelayan bersedia menangkap BBL," katanya.
Baca Juga: Penyelundupan Benih Lobster Digagalkan di Bandara YIA, Tersangka Melarikan Diri
Dia mengatakan nelayan diperkenankan menangkap BBL selama mendapat rekomendasi dari DKP DIY, yang diajukan lewat DKP Kulon Progo. Aktivitasnya juga dipantau ketat, mengingat terdapat kuota jumlah nelayan hingga bobot tangkapan yang diizinkan.
Pascakejadian itu, Wakhid mengatakan pihaknya akan lebih mengintensifkan sosialisasi hingga pengawasan ke nelayan, khususnya di berbagai titik tempat pelelangan Ikan (TPI).
"Kami juga mengimbau para nelayan agar melengkapi syarat administrasi sesuai prosedur supaya usaha perikanan tangkap bisa dilakukan dengan aman dan nyaman," katanya lagi.
Seperti diberitakan, Komandan Lanal Yogyakarta Kolonel Laut Devi Erlita mengatakan sebanyak 5.605 ekor BBL berhasil diamankan dari upaya penyelundupan. Sebanyak tiga orang diamankan yaitu HS, AI, dan SK.
Baca Juga: Satgas SFQR TNI AL Jogja Gerebek Penampungan Benih Lobster Ilegal di Karangwuni Kulonprogo
Upaya penyelundupan BBL tersebut terungkap pada Kamis (13/6) siang. Adapun HS bertindak sebagai pengepul, sedangkan AI dan SK bertugas untuk mengirimkan BBL.
"Ribuan BBL itu sudah dikemas rapi dan rencananya akan diselundupkan ke Vietnam," kata Devi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

49 Kepala DaerahBelum Jalani Retret, Kemendagri Siapkan Retret Gelombang Kedua
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Wisatawan ke DIY Diprediksi Meningkat di Lebaran, Data Resmi Akan Dirilis 8 April
- Dinpar Bantul Minta Pelaku Wisata Tidak Gunakan Aji Mumpung
- Arus Balik Lebaran di Terminal Giwangan Diprediksi Memuncak Akhir Pekan Ini
- Mobil Pemudik Asal Bekasi Terbakar di Ngemplak Sleman
- Ini Antisipasi Pengelola Terminal Giwangan Hadapi Puncak Arus Balik
Advertisement
Advertisement